LINGGA – Tak banyak yang memprediksi perjalanan BS Squad Volleyball Club (VC) akan berakhir di podium tertinggi. Datang sebagai klub pendatang baru, tanpa banyak sorotan dan menyandang status sebagai kuda hitam, tim yang dimanajeri Bung Safar itu justru mampu membuat kejutan besar di Turnamen Vollyball Merawang Cup III.
Dari lapangan voli Desa Merawang, Kabupaten Lingga, nama BS Squad mulai mencuri perhatian. Bukan hanya karena permainan yang ditampilkan, tetapi juga karena keberanian mereka bersaing dengan klub-klub yang lebih dulu dikenal di dunia pervolian daerah.
Puncaknya terjadi ketika BS Squad memastikan diri keluar sebagai juara sekaligus mengangkat Piala Bergilir Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).
Gelar tersebut terasa istimewa. Sebab, ini merupakan debut BS Squad di tengah persaingan bola voli yang cukup ketat di Kabupaten Lingga.
Di bawah racikan Bung Jagad sebagai pelatih dan Bung Mar’at sebagai asisten pelatih, para pemain BS Squad tampil penuh percaya diri. Materi pemain yang diisi sejumlah putra terbaik Kepri mampu dipadukan menjadi sebuah tim yang solid dan memiliki daya juang tinggi.
Pertandingan demi pertandingan dilalui dengan keyakinan yang terus tumbuh. Hingga akhirnya, BS Squad harus berhadapan dengan Poldam VC, tim yang juga diperkuat dua atlet voli asal Sumatera Selatan.
Alih-alih gentar menghadapi lawan dengan materi pemain berpengalaman, BS Squad justru tampil agresif. Setiap serangan dibangun dengan penuh perhitungan, pertahanan dijaga rapat, sementara semangat para pemain seolah tak pernah turun.
Hasilnya pun di luar dugaan
BS Squad berhasil menumbangkan Poldam VC dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan telak itu sekaligus mengantarkan klub pendatang baru tersebut ke puncak turnamen dan memastikan Piala Bergilir Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri menjadi milik mereka.
Bagi Bung Jagad, kemenangan itu bukan sekadar soal mengangkat trofi. Ada rasa syukur dan kebanggaan melihat para pemain mampu menjawab kepercayaan yang diberikan sejak awal.
“Alhamdulillah, kami sebagai pendatang baru di dunia voli berhasil berada di puncak turnamen bergengsi ini. Anak-anak bermain sangat bagus,” ujar Bung Jagad, Minggu (04/10/2026).
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kekompakan dan semangat para pemain selama mengikuti turnamen.
“Putra-putra terbaik Kepri yang bergabung bersama BS Squad bisa menumbangkan Poldam VC yang diperkuat dua atlet voli dari Sumsel dengan skor telak 3-0,” katanya.
Namun di balik keberhasilan mengangkat trofi, BS Squad ternyata membawa misi yang lebih panjang.
Klub tersebut dibentuk bukan hanya untuk mengejar kemenangan dan mengoleksi gelar. Lebih jauh, BS Squad ingin menjadi salah satu wadah yang mampu memotivasi lahirnya generasi baru atlet bola voli di Kabupaten Lingga.
Bung Jagad berharap keberadaan BS Squad dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak muda Lingga untuk berani bermimpi menjadi atlet profesional.
“Tujuan dengan adanya klub voli BS Squad ini untuk memotivasi generasi-generasi penerus atlet voli Kabupaten Lingga,” ucapnya.
Bagi dunia olahraga Lingga, kemunculan BS Squad menjadi warna baru. Klub yang awalnya datang tanpa banyak diperhitungkan kini justru pulang membawa trofi paling bergengsi di turnamen tersebut.
Dari status kuda hitam, BS Squad kini menjelma menjadi tim yang patut diperhitungkan.
Dan trofi yang mereka angkat di Desa Merawang boleh jadi bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari perjalanan panjang sebuah klub baru yang ingin ikut membesarkan dunia bola voli Kabupaten Lingga.
“Inshaallah, semoga kami bisa mempertahankan Piala Bergilir Gubernur dan Wakil Gubernur ini,” tutup Bung Jagad. (mk/willy)
