Penembakan di Gereja Yordania

Penembakan brutal saat pemakaman di Gereja Yordania, 7 orang tewas dan 10 terluka. (f: net)

JAKARTA(marwahkepri.com) – Suasana pemakaman di sebuah gereja di wilayah Karak, Yordania, berubah menjadi tragedi setelah dua pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah para pelayat. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas, sementara 10 lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir dari Reuters dan AFP, Jumat (23/10/2026), penembakan terjadi di Gereja Hamoud saat prosesi pemakaman berlangsung. Dua pelaku disebut turun dari sebuah kendaraan sebelum menembaki orang-orang yang berada di lokasi.

Stasiun televisi milik negara Yordania, Al-Mamlaka, melaporkan bahwa aparat keamanan telah dikerahkan ke gereja tersebut. Petugas juga tengah memburu para tersangka yang diduga terlibat dalam serangan itu.

Seorang sumber yang dikutip Al-Mamlaka menyebutkan, tujuh orang meninggal dunia akibat penembakan tersebut. Sementara itu, sekitar 10 orang lainnya terluka, beberapa di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Salah seorang pelayat bernama Khaled Burqan menuturkan bahwa puluhan orang menghadiri prosesi pemakaman ketika serangan terjadi. Ia menyebut dua pria bersenjata, masing-masing membawa senapan dan pistol, melepaskan tembakan selama kurang lebih lima menit.

Baca Juga:  Arab Saudi Siaga, Peringatan Keamanan Muncul di Makkah dan Jeddah

Kesaksian lain menyebutkan, terdapat sekitar 150 hingga 200 orang di dalam dan sekitar gereja saat insiden berlangsung. Sebagian besar korban dilaporkan berusia antara 50 hingga 70 tahun.

Menteri Komunikasi Pemerintah Yordania, Mohammed Al-Momani, mengatakan aparat keamanan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Hingga laporan ini disusun, belum ada kelompok atau pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu. Otoritas Yordania juga belum mengumumkan identitas maupun motif para pelaku. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani