Penumpang kapal Roro di Pelabuhan Telaga Punggur Batam.

Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam. (Foto: mun)

BATAM (marwahkepri.com) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan lebih dari 64 ribu penumpang akan melintas melalui Pelabuhan Telaga Punggur selama periode Angkutan Lebaran 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP memastikan kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, dan layanan digital bagi para pemudik.

“Angkutan Lebaran merupakan periode dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, karena itu kesiapan operasional menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan,” kata Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, Minggu (15/3/2026).

Selain penumpang, jumlah kendaraan yang diprediksi menggunakan layanan penyeberangan dari pelabuhan tersebut mencapai 18.210 unit. Jumlah tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

ASDP memastikan armada kapal, fasilitas pelabuhan, hingga sistem digital telah dipersiapkan secara optimal untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Tingginya mobilitas ini tidak terlepas dari posisi strategis Pelabuhan Telaga Punggur di Kota Batam yang melayani sejumlah lintasan penting di kawasan Kepulauan Riau dan Riau. Beberapa rute vital yang dilayani di antaranya lintasan Telaga Punggur–Mengkapan serta Telaga Punggur–Kuala Tungkal di Jambi.

Baca Juga:  Selain 2,6 Ton Sabu Cair, MV Ocean Porter juga Bawa 78.500 Bungkus Rokok dari China

Untuk lintasan Telaga Punggur–Mengkapan, ASDP Cabang Batam mengoperasikan kapal KMP Lome dan KMP Wira Loewisa. KMP Lome memiliki kapasitas hingga 220 penumpang dan 19 kendaraan campuran, sedangkan KMP Wira Loewisa mampu mengangkut hingga 400 penumpang dan 40 kendaraan campuran dengan estimasi waktu pelayaran sekitar 19 jam.

Sementara itu, pada lintasan Telaga Punggur–Kuala Tungkal, layanan penyeberangan dilayani oleh KMP Sembilang dan KMP Satria Pratama. Kedua kapal tersebut memiliki kapasitas 180 penumpang dan 19 kendaraan campuran dengan estimasi waktu tempuh sekitar 17 jam.

ASDP juga memperkuat fasilitas layanan di pelabuhan guna memastikan kenyamanan pengguna jasa. Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan mulai dari buffer zone, toll gate, vending machine tiket, klinik kesehatan, layanan pelanggan, ruang tunggu, hingga fasilitas ibadah.

Untuk mengantisipasi puncak arus kendaraan, ASDP juga menyiapkan operasi kapal dengan kuota armada terbanyak pada periode H-2 dan H+2 Lebaran yang diperkirakan terjadi pada 19 dan 24 Maret 2026.

General Manager ASDP Cabang Batam, Reno Yulianto, mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui kanal resmi Ferizy.

Baca Juga:  Jaringan Narkoba Lintas Negara di Pulau Buru Digerebek, Polisi Sita 2,9 Kg Sabu dan 1.800 Ekstasi

Ia menegaskan pembelian tiket melalui jalur resmi akan menjamin harga sesuai ketentuan serta memberikan perlindungan bagi penumpang selama perjalanan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli tiket melalui jasa calo karena berpotensi menimbulkan praktik pungutan liar yang merugikan pengguna jasa,” ujar Reno. MK-mun

Redaktur; Munawir Sani