dd

Bupati Natuna Cen Sui Lan, memukul gong tanda dibukanya Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) yang dilaksanakan BMKG Natuna. (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Sebanyak 35 nelayan dan penyuluh dari sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Natuna mengikuti Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN), Selasa, 22 September 2206.
‎
‎Kegiatan tersebut mengusung tema “Dengan SLCN Nelayan Hebat, Selamat dan Sejahtera”.
‎
‎Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Natuna, Rafael Marbun, mengatakan, tujuan kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan nelayan dalam memahami serta memanfaatkan layanan informasi cuaca dari BMKG.
‎
‎Peserta SLCN berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna. Peserta terdiri dari 17 orang dari Kelurahan Ranai, Ranai Darat 2 orang, Bandarsyah 2 orang, Batu Hitam 3 orang, Desa Batu Gajah 3 orang, Sungai Ulu 3 orang, dan Sepempang 3 orang.
‎
‎Sementara, Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan, Kabupaten Natuna merupakan daerah kepulauan yang memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Laut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus sumber penghidupan bagi banyak keluarga, khususnya nelayan.
‎
‎Namun, aktivitas melaut memiliki berbagai risiko yang perlu diperhatikan, terutama kondisi cuaca dan laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.
‎
‎“Namun perlu dipahami bahwa aktifitas melaut tentunya memiliki resiko yang tidak kecil, baik kondisi cuaca, gelombang tinggi, angin kencang dan berbagai perubahan kondisi tersebut dapat mempengaruhi keselamatan serta hasil tangkapan nelayan,” jelas bupati.
‎
‎Menurutnya, pemahaman terhadap informasi cuaca dan kondisi laut tidak lagi sebatas informasi tambahan, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan dan keberhasilan nelayan saat melaut.
‎
‎“Karena itu, pengetahuan meninjau cuaca dan kondisi laut bukan lagi sekadar infomasi tambahan, tetapi merupakan bagian penting dari keselamatan dan keberhasilan nelayan dalam menjalankan aktivitasnya,” kata Cen.
‎
‎Melalui kegiatan SLCN, Cen berharap para nelayan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami serta memanfaatkan informasi cuaca dan kelautan yang disampaikan para narasumber.
‎
‎“Saya juga berharap pengetahuan yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan disampaikan pula kepada sesama nelayan,” tambahnya.
‎
‎Ia menilai, semakin banyak nelayan yang memahami informasi cuaca, maka budaya keselamatan dalam aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan di laut dapat semakin kuat di Kabupaten Natuna.
‎
‎“Dengan semakin banyak nelayan yang memahami informasi cuaca, kita berharap dapat membangun budaya keselamatan di laut yang semakin kuat di Kabupaten Natuna,” jelasnya.
‎
‎Cen juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas, perlindungan, dan kesejahteraan masyarakat nelayan.
‎
‎“Perlu juga saya sampaikan, bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas, perlindungan, dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” tuturnya.
‎
‎Pada kesempatan tersebut, Bupati Natuna turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Stasiun BMKG Natuna beserta jajaran serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan SLCN 2026.
‎
‎Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Natuna. (nang)

Baca Juga:  Halal Bihalal SDN 006 Cemaga Selatan, Menu MBG Disambut Antusias Siswa

Redaktur: Munawir Sani