Latpraops Ketupat Seligi 2026 Polres Bintan

Polres Bintan menggelar Latpraops Ketupat Seligi 2026 sebagai persiapan pengamanan Idulfitri, Rabu (11/3/2026). (Foto: YR)

BINTAN (marwahkepri.com) – Polres Bintan menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Seligi 2026 sebagai persiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SAR Polres Bintan Rabu (11/3/2026) dan dipimpin Wakapolres Bintan Eri Sujati dan dihadiri para pejabat utama Polres Bintan, kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2026.

Latpraops ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 yang merupakan operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diberikan pemahaman mengenai tugas, tanggung jawab, serta strategi pengamanan yang akan dilaksanakan di lapangan.

Dalam arahannya, Wakapolres Bintan Eri Sujati menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

“Operasi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu seluruh personel yang terlibat harus melaksanakan tugas dengan maksimal, penuh tanggung jawab, serta mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar Eri Sujati.

Baca Juga:  Diduga Melahirkan Sendirian, Perempuan 21 Tahun dan Jasad Bayi Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos

Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah hukum Polres Bintan akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Operasi ini bertujuan mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Idulfitri.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta jalur yang berpotensi mengalami kepadatan arus lalu lintas.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polres Bintan menerjunkan sebanyak 196 personel Polri.

Selain itu, Operasi Ketupat Seligi 2026 juga melibatkan 211 personel gabungan dari berbagai instansi terkait, di antaranya unsur Tentara Nasional Indonesia, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Taruna Siaga Bencana, Senkom Mitra Polri, Gerakan Pramuka, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, serta Jasa Raharja.

Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan secara maksimal dan terpadu.

Dalam operasi tersebut, Polres Bintan menyiapkan tujuh pos operasi yang terdiri dari lima Pos Pengamanan dan dua Pos Pelayanan.

Baca Juga:  Waspada, Ada Penipuan Pengadaan Material Mengatasnamakan Dinas Perkim Kepri

Lima Pos Pengamanan berada di Simpang Lagoi, KM 16 Toapaya, Pantai Trikora, Kijang, dan Tambelan.

Sementara dua Pos Pelayanan berada di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban serta Pelabuhan Bulang Linggi.

Usai pelaksanaan Latpraops, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang bertujuan mensimulasikan pola pengamanan di lapangan.

Melalui simulasi tersebut, seluruh personel dapat memahami secara teknis skenario penanganan berbagai potensi situasi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan operasi.

Dengan dilaksanakannya Latpraops dan TFG ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2026 dapat melaksanakan tugas secara optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman di wilayah Kabupaten Bintan. MK-YR

Redaktur: Munawir Sani