Wabup Natuna meninjau pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Tanjung.

Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik bersama jajaran meninjau progres pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Desa Tanjung, Selasa (28/7/2026). (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik meninjau pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Selasa (28/7/2026). Hingga saat ini, progres pembangunan gedung telah mencapai sekitar 96 persen dan ditargetkan segera siap digunakan setelah penyelesaian pekerjaan tahap akhir.

Dalam peninjauan tersebut, Jarmin didampingi Ketua DPRD Natuna Rusdi, Camat Bunguran Timur Laut Tarmizi, Kepala Desa Tanjung Mad Nawawi, serta unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Tanjung.

Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Tanjung telah mencapai sekitar 96 persen. Saat ini, pembangunan memasuki tahap penyelesaian akhir sebelum gedung dinyatakan siap digunakan.

Jarmin menegaskan pembangunan koperasi tersebut harus segera diselesaikan agar dapat mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Kepala Desa Tanjung Mad Nawawi mengatakan, Koperasi Merah Putih Tanjung nantinya akan didukung sejumlah kendaraan operasional, yakni satu unit truk, satu unit mobil pikap, serta dua unit kendaraan roda tiga jenis Tosa.

Baca Juga:  Tim Hadroh Lapas Kelas llA Tanjungpinang Turut Semarakan Hari Jadi Provinsi Kepri di Pulau Penyengat

Menurutnya, kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional koperasi, terutama distribusi barang dan kebutuhan masyarakat.

Salah satu program yang disiapkan yakni penyediaan kebutuhan pokok atau sembako dengan harga terjangkau sesuai arahan pemerintah. Harga barang diharapkan mengikuti ketentuan yang ditetapkan Bulog sehingga dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain penyediaan sembako, koperasi juga diharapkan mampu menjalankan fungsi ekonomi secara berkelanjutan melalui pengelolaan yang baik, ketersediaan barang, distribusi yang lancar, serta tata kelola yang transparan.

Rencana peresmian Koperasi Merah Putih Tanjung sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Namun, pelaksanaannya berpotensi diundur hingga September 2026 agar dapat dilakukan secara serentak. Jadwal tersebut masih menunggu kesiapan pemerintah pusat.

Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, pemerintah berharap Koperasi Merah Putih Tanjung segera beroperasi dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi desa serta peningkatan akses terhadap kebutuhan pokok. MK-nang

Redaktur: Munawir Sani