f54ed952-0751-4b14-b992-92dc4e53d4c2

Peletakan batu pertama masjid Jami' desa Tanjung oleh Wakil Bupati Natuna Jarmin, Selasa (28/07/2026). (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Pembangunan Masjid Jami’ Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Bupati Natuna, Jarmin, didampingi Ketua DPRD Rusdi, Selasa, 28 Juli 2026.
‎
‎Kepala Desa Tanjung, Mat Nawawi, mengaku pembangunan masjid tersebut telah lama menjadi harapan masyarakat. Keberadaan masjid yang representatif akan menjadi kebanggaan sekaligus membawa keberkahan bagi warga Desa Tanjung.
‎
‎Ia berharap pembangunan masjid tidak berhenti pada tahap pertama, melainkan terus dilanjutkan hingga rampung meski dilakukan secara bertahap.
‎
‎”Kalau bisa pembangunannya jangan terputus, Pak. Ini baru tahap pertama. Kami atas nama masyarakat berharap agar pembangunannya terus berlanjut sampai selesai walaupun secara bertahap,” harapnya.
‎
‎Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Jarmin, mengatakan pembangunan rumah ibadah menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Ia mengungkapkan, pesan tersebut juga pernah disampaikan almarhum Daeng Rusnadi, mantan bupati Natuna.
‎
‎”Salah satu pesan almarhum Bah Daeng kepada saya adalah supaya menyelesaikan masjid-masjid yang belum selesai, dan bukan hanya masjid ini saja, tetapi juga di tempat-tempat lain,” kata Jarmin.
‎
‎Ia menjelaskan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Natuna mengalokasikan anggaran pembangunan sejumlah rumah ibadah.
‎
‎Pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung agar proses pembangunan dapat segera dimulai.
‎
‎”Kita memang banyak anggaran masjid pada tahun ini di beberapa wilayah Natuna melalui penunjukan langsung supaya cepat dikerjakan, makanya tidak dilelang,” ujarnya.
‎
‎Jarmin berharap pembangunan Masjid Jami’ Desa Tanjung dapat terus berlanjut hingga selesai dan dimanfaatkan masyarakat.
‎
‎Ia juga mengingatkan agar usulan anggaran lanjutan dimasukkan setiap tahun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sehingga dapat masuk dalam RKPD dan memperoleh alokasi anggaran.
‎
‎”Jadi setiap tahun harus diusulkan supaya masuk dalam penganggaran. Hari ini sama-sama kita bekerja dengan baik, jangan sampai nanti bermasalah hukum di belakang,” ungkapnya.
‎
‎Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Natuna, Edi Rianto, menjelaskan pembangunan tahap pertama menggunakan anggaran sebesar Rp360.328.200. Pada tahap ini pekerjaan difokuskan hingga struktur kolom bangunan.
‎
‎”Selanjutnya kita berharap akan ada anggaran untuk pembangunan lebih lanjut sebagaimana disampaikan Pak Wakil Bupati,” jelasnya.
‎
‎Ia memperkirakan kebutuhan anggaran hingga masjid selesai dibangun beserta prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) mencapai sekitar Rp3 miliar.
‎
‎Menurut Edi, percepatan pembangunan akan lebih efektif apabila tahap berikutnya dilaksanakan melalui proses lelang.
‎
‎”Kalau tetap menggunakan penunjukan langsung, bisa sampai delapan tahap atau sekitar delapan tahun baru selesai dan dapat difungsikan. Harapan kami, pembangunan berikutnya bisa melalui lelang agar lebih cepat selesai,” pungkasnya.
‎
‎Pembangunan Masjid Jami’ Desa Tanjung dilaksanakan oleh CV Mahakarya Citra Indonesia dengan pengawasan CV Brawijaya Teknik Konsultan.
‎
‎Pekerjaan tersebut berdasarkan Nomor Kontrak 645.8/DPRKPP/SPK/Fisik/PSU/01/VII/2026, tertanggal 7 Juli 2026, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. MK-nang

Baca Juga:  Bupati Natuna Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Disiplin dan Pembentukan Karakter

Redaktur: Munawir Sani