Transaksi di pegadaian Natuna normal menjelang lebaran

Pimpinan cabang Pegadaian Natuna, Jufriadi, saat dikonfirmasi di kantornya, Senin 9 Maret 2026.(Foto/Nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Transaksi di Pegadaian Cabang Natuna terpantau masih normal meski sudah memasuki 10 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pimpinan Cabang Pegadaian Natuna, Jufriadi, mengatakan, hingga memasuki hari ke-19 Ramadan belum terlihat lonjakan transaksi, baik gadai maupun tebus emas seperti biasanya.

‎“Transaksi di pegadaian sejauh ini normal atau biasa-biasa saja. Yang gadai ada, nebus juga ada. Tapi tidak seperti bulan puasa sebelum-sebelumnya,” ujar Jufriadi di kantornya, Senin 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, saat ini transaksi gadai dan tebus emas masih terbilang seimbang. Kondisi tersebut berbeda dibandingkan Ramadan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang Lebaran.

Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya, menjelang Lebaran masyarakat biasanya ramai menebus emas yang digadaikan untuk dipakai saat hari raya.

“Kebiasaan masyarakat kita kan kalau misalnya lebaran pasti pengen mengenakan perhiasan, makanya biasanya transaksi tebus ramai. Tapi tahun ini entah kenapa, ini masih  normal,” jelasnya.

Jufriadi menambahkan, jika mengacu pada pengalaman sebelumnya, lonjakan transaksi biasanya sudah terlihat pada

Baca Juga:  Pegadaian Salurkan Wakaf Alquran untuk STAI Natuna

Ia memperkirakan peningkatan transaksi kemungkinan baru akan terjadi sekitar tujuh hingga tiga hari menjelang Lebaran, terutama setelah para pegawai negeri sipil (PNS) menerima tunjangan hari raya (THR).

Sebagian besar PNS yang menggunakan layanan Pegadaian umumnya memanfaatkan fasilitas pembiayaan untuk kebutuhan pendidikan anak.

‎“Biasanya mereka lebih kepada pendidikan anak. Banyak transaksi di bulan Juli sampai Januari, ketika anak masuk kuliah atau bayar semesteran,” katanya.

Selain layanan gadai, Pegadaian juga menyediakan berbagai produk seperti cicilan emas untuk investasi, pembiayaan usaha mikro dengan jaminan BPKB, serta pinjaman multiguna untuk kebutuhan konsumtif dan pendidikan.

Pembiayaan usaha mikro biasanya mengalami peningkatan menjelang Ramadan karena banyak pelaku usaha membutuhkan tambahan modal untuk berdagang selama bulan puasa.

‎“Usaha mikro itu usaha dagang jaminannya BPKB bayarnya per bulan. Biasanya naik signifikan sebelum bulan puasa untuk modal usaha pas Ramadan,” jelasnya.

Namun untuk tahun ini, kondisi transaksi di Pegadaian Natuna masih terpantau stabil tanpa lonjakan yang berarti.

“Biasanya seminggu sebelum lebaran itu puncaknya transaksi di pegadaian. Makanya tahun ini pun kita bingung, transaksi biasa-biasa saja. Tak ada lonjakan,” pungkasnya.MK-Nang

Baca Juga:  Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Tanggal dan Penjelasan Hadisnya

Redaktur : Munawir Sani