kepribadian-orang-banyak-tab-browser.jpg

Ilustrasi layar laptop dengan banyak tab browser yang terbuka saat digunakan bekerja. (f: ai)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Pernahkah Anda membuka begitu banyak tab browser hingga sulit menghitung jumlahnya? Kebiasaan tersebut ternyata memiliki istilah khusus yang dikenal sebagai tab hoarding dan kini menjadi perhatian para peneliti psikologi.

Sebuah penelitian dari Carnegie Mellon University menemukan bahwa lebih dari separuh responden mengaku kesulitan menutup tab yang sudah mereka buka. Bahkan sekitar 30 persen responden menyebut diri mereka memiliki kebiasaan menumpuk tab browser.

Psikolog klinis dari Integrative Psychology, PC, Dr. Sarah Gray, menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut muncul karena berbagai alasan. Sebagian orang takut kehilangan informasi penting yang sudah ditemukan, sementara yang lain menjadikan tab sebagai pengingat visual untuk tugas yang belum selesai.

Baca juga : Psikiater Ungkap Alasan Anak Kurang Figur Ayah Mudah Jadi Target Predator

Selain itu, banyaknya tab yang terbuka juga dianggap memberikan stimulasi intelektual dan membantu sebagian orang mengerjakan banyak hal sekaligus.

Berikut beberapa karakter yang disebut sering tercermin dari kebiasaan membuka banyak tab browser:

1. Rentan terhadap kecemasan

Orang yang mudah cemas cenderung takut kehilangan informasi yang telah ditemukan. Mereka memilih membiarkan tab tetap terbuka karena khawatir tidak dapat menemukannya kembali di kemudian hari.

2. Intelektual dan haus pengetahuan

Mereka yang gemar belajar sering membuka berbagai sumber informasi sekaligus. Banyak tab menjadi cara untuk mengikuti beragam topik yang ingin dipelajari lebih dalam.

3. Kreatif

Menurut Gray, individu kreatif biasanya nyaman mengerjakan beberapa proyek dalam waktu bersamaan. Tab yang banyak sering digunakan sebagai tempat menyimpan ide, referensi, atau inspirasi yang ingin dieksplorasi.

4. Neurodivergen

Orang dengan kondisi neurodivergen kerap menggunakan tab browser sebagai alat bantu visual untuk mengingat tugas atau mengatur pekerjaan. Banyaknya tab juga dapat memberikan sensasi eksplorasi yang menarik bagi mereka.

5. Mudah lupa

Sebagian orang membuka banyak tab sebagai bentuk pengingat digital. Tab yang tetap terbuka membantu mereka mengingat informasi atau pekerjaan yang belum selesai.

6. Cenderung menunda pekerjaan

Kebiasaan menunda tugas juga bisa terlihat dari banyaknya tab yang dibiarkan terbuka. Seseorang mungkin terus mengumpulkan informasi tanpa segera menyelesaikan pekerjaan yang berkaitan dengan tab tersebut.

7. Perfeksionis

Orang perfeksionis sering merasa perlu mengumpulkan sebanyak mungkin informasi sebelum mengambil keputusan. Akibatnya, mereka membuka banyak tab untuk memastikan tidak ada detail yang terlewat.

Meski terlihat sepele, kebiasaan menumpuk tab browser dalam jumlah berlebihan dapat berdampak pada fokus dan produktivitas. Terlalu banyak informasi yang harus dipantau sekaligus berpotensi membuat seseorang lebih mudah terdistraksi dan kesulitan menyelesaikan tugas secara efektif.

Para ahli menyarankan pengguna untuk mulai mengelola tab secara lebih teratur, memanfaatkan fitur bookmark, atau menggunakan aplikasi pencatat agar informasi penting tetap tersimpan tanpa harus membiarkan puluhan tab terus terbuka. MK-mun

Redaktur : Munawir Sani