liang-wenfeng

Liang Wenfeng, pendiri DeepSeek, masuk tujuh besar orang terkaya China 2026 dengan kekayaan diperkirakan mencapai Rp 761 triliun. (f: getty images)

BEIJING (marwahkepri.com) – Kekayaan fantastis tak selalu membuat seseorang memilih hidup bergelimang kemewahan. Hal itu tergambar dari sosok Liang Wenfeng, pendiri startup kecerdasan buatan (AI) DeepSeek, yang kini masuk jajaran orang terkaya di China.

Berdasarkan Hurun China Rich List 2026 yang dirilis pada 27 Oktober, kekayaan Liang diperkirakan mencapai 280 miliar yuan atau sekitar Rp 761 triliun. Pengusaha berusia 41 tahun itu menempati posisi ketujuh dalam daftar tersebut.

Namun, di balik kekayaan yang luar biasa, Liang justru dikenal menjalani kehidupan sederhana dan tertutup. Ia bahkan disebut masih menyewa rumah di Beijing untuk tempat tinggalnya.

Menurut sumber yang dekat dengannya, kediaman Liang tidak dipenuhi perabotan mewah maupun dekorasi mahal. Rumah tersebut disebut hanya dilengkapi berbagai perabotan sederhana tanpa banyak memperhatikan unsur kemewahan.

Dikutip dari Vietnam.vn, Liang juga dikenal jarang memberikan wawancara dan hampir tidak pernah muncul di hadapan publik dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih Banyak Menghabiskan Waktu untuk Riset AI

Sebagian besar waktu Liang dihabiskan untuk mengembangkan DeepSeek dan melakukan penelitian di bidang kecerdasan buatan umum atau Artificial General Intelligence (AGI).

Baca Juga:  Investasi Domain ai.com Laku Rp 1,1 Triliun, Pengusaha Malaysia Ini Mendadak Viral

Penelitian AGI bertujuan menciptakan sistem kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan belajar dan mengerjakan berbagai tugas secara luas, menyerupai kemampuan manusia.

Belakangan, Liang juga menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi embodied AI, yakni pengembangan kecerdasan buatan yang memungkinkan robot berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik.

Ia dikabarkan telah bertemu sejumlah pengusaha untuk menjajaki peluang investasi di sektor tersebut. DeepSeek juga mempertimbangkan membentuk tim riset sendiri atau menanamkan modal pada perusahaan yang mengembangkan teknologi serupa.

Sumber lain menyebut Liang pernah mengakui bahwa DeepSeek masih tertinggal dari GPT-6 dalam sejumlah kemampuan inti.

DeepSeek Dongkrak Kekayaan Liang Wenfeng

Lonjakan kekayaan Liang tidak terlepas dari perkembangan pesat DeepSeek. Perusahaan AI tersebut kini memiliki valuasi lebih dari USD 50 miliar.

Presiden Hurun Research, Rupert Hoogewerf, menjelaskan bahwa Liang belum dimasukkan dalam daftar orang terkaya China tahun sebelumnya karena DeepSeek saat itu belum berorientasi pada komersialisasi.

Tahun ini, perkembangan nilai perusahaan membuat kekayaan Liang mulai diperhitungkan dalam pemeringkatan tersebut.

Hurun China Rich List 2026 juga mencatat kehadiran 262 nama baru. Sebagian besar berasal dari sektor kecerdasan buatan, semikonduktor, dan robotika.

Baca Juga:  Peneliti Anthropic: Ada Risiko 10% AI Bisa Musnahkan Umat Manusia

Sementara itu, posisi pertama masih ditempati Zhang Yiming, pendiri ByteDance, dengan perkiraan kekayaan mencapai USD 100,5 miliar.

Berawal dari Desa Kecil

Sebelum dikenal sebagai salah satu tokoh penting di industri AI dunia, Liang Wenfeng berasal dari Desa Mililing di Provinsi Guangdong, China.

Desa kecil yang dihuni sekitar 700 orang itu kini ikut menjadi perhatian setelah nama Liang mendunia berkat kesuksesan DeepSeek.

Menurut laporan tersebut, sebagian besar warga desa bekerja di sektor pertanian dan industri pabrik sepatu. Namun, popularitas Liang membuat sejumlah wisatawan mulai berdatangan untuk melihat kampung halaman sang miliarder.

Pada musim liburan, jumlah pengunjung bahkan disebut bisa mencapai sekitar 10 ribu orang per hari.

Liang menghabiskan masa pendidikan dasarnya di desa tersebut sebelum melanjutkan sekolah ke SMP Wuchuan, salah satu sekolah ternama di wilayahnya.

Pada 2002, ia berhasil memperoleh nilai tinggi dalam ujian masuk perguruan tinggi nasional China atau gaokao. Prestasi itu mengantarkannya menempuh pendidikan di Universitas Zhejiang.

Dari desa kecil tersebut, Liang kemudian membangun karier hingga menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di industri kecerdasan buatan China. MK-mun

Baca Juga:  Drone Tak Kasat Mata Berhasil Diciptakan, Desainnya Dibuat oleh AI

Redaktur : Munawir Sani