Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna. (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, hampir rampung. Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan telah mencapai 96 persen.
Hal tersebut disampaikan Project Manager PT Aset Prima Konstruksi, Ir. Miftahudin, saat ditemui di lokasi pembangunan, Kamis (2/7/2026).
”Alhamdulillah hari ini progresnya sudah mencapai 96 persen. Mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga pekerjaan dapat segera rampung,” ujar Miftahudin.
Menurutnya, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan pendapatan masyarakat nelayan melalui penyediaan fasilitas yang modern dan terpadu.
Pembangunan kawasan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp13,2 miliar yang bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dalam kawasan itu dibangun 23 unit fasilitas yang saling terintegrasi untuk mendukung aktivitas nelayan, mulai dari proses penangkapan hingga pemasaran hasil perikanan.
Fasilitas tersebut meliputi gudang beku portabel (cold storage), pabrik es, dermaga atau pelabuhan, tempat docking kapal, bengkel nelayan, balai pelatihan, gedung pertemuan, kantor unit pengelola, hingga sentra kuliner.
Selain itu, turut dibangun berbagai sarana pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tangki air, biofilter, serta kamar mandi umum guna menciptakan kawasan yang bersih, tertata, dan ramah lingkungan.
Miftahudin menjelaskan seluruh fasilitas dirancang sebagai satu sistem yang saling terhubung untuk meningkatkan efisiensi aktivitas nelayan.
Mulai dari kapal bersandar, perawatan kapal, penyimpanan hasil tangkapan di cold storage, hingga distribusi dan pemasaran ikan dapat dilakukan dalam satu kawasan terpadu.
”Balai pelatihan juga menjadi bagian penting dalam program ini sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan,” katanya.
Menurutnya, program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan nelayan dalam mengelola usaha, termasuk penguatan kelembagaan melalui koperasi desa.
Dengan hampir rampungnya pembangunan tersebut, Kampung Nelayan Merah Putih Cemaga Utara diharapkan menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus menjadi model kawasan perikanan modern yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Natuna. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
