d254e6ad-1ca8-4f16-a7e0-b1fb57016e13

Serah terima berita acara pengoperasian pompa Embung Sebayar, Natuna. (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Perumda Air Minum Tirtanusa Natuna bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) melakukan uji pemompaan (pumping test) terhadap pompa dan sistem pompa Embung Sebayar sebagai persiapan sebelum dioperasikan untuk memasok air bersih bagi masyarakat.
‎
‎Direktur Perumda Air Minum Tirtanusa Natuna, Zaharuddin, mengatakan,  pengujian dilakukan untuk memastikan kapasitas embung sesuai dengan spesifikasi pembangunan, yakni mampu memasok air baku sebesar 50 liter per detik.
‎
‎”Hari ini kita melakukan uji kapasitas pompa karena ada rencana dari PDAM untuk mengantisipasi datangnya musim kemarau. Makanya dari itu kita akan mengoperasikan Embung Sebayar,” ujarnya, Sabtu (18/07/2026).
‎
‎Dari uji pompa yang dilakukan selama lebih kurang satu jam di reservoar Bukit Berangin, pompa berfungsi dengan baik menghasilkan kapasitas air 59 liter per detik.
‎
‎Zaharuddin menjelaskan, Embung Sebayar seharusnya sudah mulai dioperasikan karena distribusi air bersih di wilayah Kota Ranai saat ini telah diberlakukan secara bergilir akibat berkurangnya pasokan air.
‎
‎Ia menambahkan, pihaknya tetap akan memanfaatkan embung setelah dilakukan evaluasi, namun harus disertai berita acara sebagai dasar administrasi.
‎
‎Menurutnya, kapasitas yang ada saat ini  mampu melayani sekitar 5000 pelanggan, sedangkan jumlah pelanggan Perumda air minum Tirtanusa saat ini telah mendekati 7.000 sambungan.
‎
‎Zaharuddin juga menyebut kualitas air Embung Sebayar menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Kepulauan Riau karena sumber airnya berasal dari aliran 14 sungai pegunungan, bukan dari tampungan air hujan.
‎
‎”Kualitas air Embung Sebayar ini yang terbaik di Kepri karena sumbernya langsung dari 14 sungai di gunung, bukan dari genangan air hujan,” jelasnya.
‎
‎Sementara itu, perwakilan BWSS mengungkapkan hasil pengujian yang dilakukan para hari ini bahkan melampaui 50 liter per detik.
‎
‎”hari ini kita lakukan uji coba pompa, dengan RPM 50, kita dapatkan hasilnya 59 liter per detik. Artinya mesin berfungsi dengan baik,” katanya.
‎
‎Ia berharap, apabila nantinya embung sebayar dioperasikan, akan menjawab tantangan persolan krisis air bersih yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat. MK-nang

Baca Juga:  Kebutuhan BBM Genset Embung Sebayar Ditaksir Capai Rp 700 Juta per Bulan

Redaktur: Munawir Sani