Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat pesisir guna meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus memperkuat ekonomi kelautan nasional.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan energi memiliki peran penting sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Bagi Pertamina Patra Niaga, energi menjadi fondasi yang menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir,” ujar Mars Ega dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga berkomitmen menghadirkan layanan energi hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kawasan pesisir dan perikanan.
Saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan sebanyak 416 SPBU Nelayan di berbagai wilayah Indonesia sebagai infrastruktur energi yang mendukung aktivitas melaut sekaligus memperluas akses BBM bagi pelaku usaha perikanan.
“Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga siap memastikan layanan energi yang andal untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih sehingga mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir,” tambahnya.
Sinergi tersebut juga melibatkan Kementerian Koperasi dalam rangka meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan nelayan melalui penguatan akses energi dan pengembangan ekonomi pesisir.
Program ini diharapkan dapat mendukung implementasi Asta Cita Presiden melalui penguatan ekonomi biru, peningkatan ketahanan pangan nasional, serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan yang berkelanjutan. MK-dtc
Redaktur : Munawir Sani
