Ilustrasi Rig Pertamina Drilling menyelesaikan pengeboran sumur JAS-034 di Jawa Barat dengan produksi awal 326 barel minyak per hari. (f: ai)
Vice President Rig Services Operation Pertamina Drilling, Komedi, mengatakan pengeboran dimulai pada 3 Juni 2026 dan berhasil diselesaikan dalam waktu 44 hari dengan catatan zero accident atau tanpa kecelakaan kerja.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh tim operasional bersama mitra kerja yang mengedepankan standar keselamatan, keandalan peralatan, serta disiplin dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Penyelesaian pengeboran selama 44 hari tanpa insiden serta tercapainya hasil uji produksi awal menjadi bukti bahwa sinergi seluruh tim mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung upaya peningkatan produksi migas nasional,” ujar Komedi dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).
Secara teknis, sumur JAS-034 dibor menggunakan metode directional drilling dengan profil J-Type memakai Rig PDSI#15.3/N110-M hingga mencapai kedalaman 2.590 meter measured depth (mMD) atau 2.381,1 meter true vertical depth (mTVD).
Target utama pengeboran berada pada Formasi Baturaja di lapisan BRF, yang menjadi salah satu zona prospektif penghasil minyak.
Selain menghasilkan produksi awal yang positif, proyek tersebut juga mencatat efisiensi biaya. Berdasarkan estimasi lapangan, biaya pengeboran yang telah dikeluarkan baru mencapai sekitar 63,16 persen dari nilai Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui SKK Migas.
Komedi menegaskan keberhasilan proyek JAS-034 semakin memperkuat posisi Pertamina Drilling sebagai perusahaan jasa pengeboran yang mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional.
“Keberhasilan pengeboran sumur JAS-034 semakin memperkuat rekam jejak Pertamina Drilling sebagai perusahaan jasa pengeboran dan energi yang terus mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang unggul, selamat, dan berorientasi pada kinerja,” katanya. MK-dtc
Redaktur : Munawir Sani
