Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik saat menghadiri penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah di Kecamatan Bunguran Batubi.
NATUNA (marwahkepri.com) – Jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Natuna mengalami peningkatan pada periode Juli-September 2026. Penerima bantuan tercatat bertambah 1.733 orang atau sekitar 23,67 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian, dalam kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah periode Juli-September 2026 di Puskesmas Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kamis (10/9/2026).
Pencius mengatakan, program bantuan pangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Perum BULOG mendapat amanah untuk memastikan bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat secara tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.
Khusus di Desa Batubi Jaya, jumlah penerima bantuan pangan pada periode Juli-September 2026 tercatat sebanyak 186 PBP. Jumlah tersebut meningkat enam penerima dibandingkan sebelumnya.
Setiap penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram untuk setiap bulan alokasi.
“Secara umum Kabupaten Natuna juga mengalami kenaikan sebanyak 1.733 PBP (23,67%). Sebelumnya sebanyak 7.321 PBP menjadi 9.054 PBP. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan jangkauan program BanPang agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” kata Pencius.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.
Pencius juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta seluruh pihak yang telah bersinergi dengan Perum BULOG dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional, Bulog Cabang Ranai serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Jarmin berharap bantuan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Ia juga meminta seluruh pihak ikut mengawasi proses penyaluran bantuan, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat hingga masyarakat penerima manfaat.
Menurut Jarmin, pengawasan bersama diperlukan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tertib, transparan dan sesuai ketentuan.
“Jangan sampai bantuan yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru tidak diterima secara utuh atau tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Jarmin juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan kekeliruan atau permasalahan dalam proses penyaluran bantuan. Koordinasi dapat dilakukan melalui jalur yang telah ditetapkan.
Kepada jajaran yang terlibat, ia meminta agar informasi mengenai mekanisme penyaluran disampaikan secara jelas kepada masyarakat. Seluruh tahapan juga harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemerintah Kabupaten Natuna berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Namun, keberhasilan setiap program pemerintah tentunya membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Jarmin mengajak masyarakat membangun budaya saling mengawasi dan mengingatkan agar setiap bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat.
“Semoga bantuan yang diterima hari ini dapat meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi berkah bagi kita semua,” pungkasnya.(MK/Nang)
Redaktur : Munawir Sani
