Suasana syukuran pemekaran BPL menjadi RT 004 RW 46, Kelurahan Belian, Sabtu (20/6/2026). (Foto: mun)
BATAM (marwahkepri.com) – Setelah menanti sejak 2019, Badan Pengelola Lingkungan (BPL) di Cluster Peony dan Cluster Safron, RW 46, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, resmi dimekarkan menjadi RT 004. Peresmian tersebut disambut syukuran warga yang dihadiri Camat Batam Kota dan Lurah Belian.
Pemekaran tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Batam melalui Kelurahan Belian yang memberikan kesempatan kepada sejumlah BPL untuk menjadi Rukun Tetangga (RT).
Program pemekaran ini juga disertai kesepakatan bahwa RT yang terbentuk melalui program tersebut tidak menerima insentif pada tahun 2026. Insentif baru akan diberikan mulai tahun 2027.
Di Kelurahan Belian, sekitar 12 RW memperoleh kesempatan mengikuti program pemekaran BPL menjadi RT, termasuk RW 46 yang diketuai Amrullah.
Ketua RW 46 menyampaikan bahwa usulan pemekaran telah diajukan sejak tahun 2019 dan baru terealisasi pada masa kepemimpinan Camat Batam Kota Dwiki Septiawan serta Lurah Belian Putra Khosenda Pratisara Wirya.
Peresmian RT 004 RW 46 dirayakan melalui malam syukuran yang digelar pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Batam Kota, Lurah Belian, Ketua LPM, perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, kader Posyandu Kasih Sayang, serta warga setempat.
Dalam acara tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Ketua RT 004 RW 46 kepada Ibonk Hermawan oleh Lurah Belian.
Pada kesempatan itu, Lurah Belian Putra Khosenda Pratisara Wirya mengajak warga RT 004 untuk menjaga kekompakan dan mendukung berbagai program Pemerintah Kota Batam.
Sementara itu, Camat Batam Kota Dwiki Septiawan menyampaikan komitmennya untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi warga RT 004, salah satunya melalui program pengurusan dan pergantian KTP secara kolektif.
Ia meminta Ketua RT beserta pengurus membantu mendata warga yang akan mengikuti program tersebut agar proses pelayanan dapat berjalan lebih efektif.
Acara syukuran berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang menyambut terbentuknya RT baru setelah penantian selama tujuh tahun. MK-mun
Redaktur: Munawir Sani
