Gedung Paypal. (f: net)
JAKARTA (marwahkepri.com) – Perusahaan pembayaran digital PayPal menghadapi salah satu momen paling krusial dalam sejarahnya setelah menerima tawaran akuisisi senilai US$53 miliar dari pesaingnya, Stripe, bersama perusahaan investasi Advent International.
Berdasarkan laporan Reuters, dewan direksi PayPal saat ini tengah membahas proposal tersebut. Namun, sejumlah sumber yang mengetahui proses internal perusahaan menyebutkan bahwa dewan menilai harga penawaran sebesar US$60,50 per saham masih terlalu rendah sehingga belum layak diterima.
Rapat dewan direksi digelar pada Senin (20/7/2026) untuk membahas langkah selanjutnya terkait proposal akuisisi tersebut.
PayPal merupakan salah satu pionir sistem pembayaran digital yang didirikan pada 1998. Perusahaan ini sempat menjadi bagian dari eBay setelah diakuisisi pada 2002 sebelum akhirnya kembali menjadi perusahaan independen pada 2015.
Pada puncak kejayaannya tahun 2021, kapitalisasi pasar PayPal pernah mencapai US$360 miliar. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan perusahaan melambat akibat persaingan yang semakin ketat di industri pembayaran digital.
Saat ini, para investor menilai aset-aset PayPal, termasuk lebih dari 400 juta akun pengguna dan layanan pembayaran untuk pelaku usaha serta aplikasi Venmo, berpotensi memiliki nilai lebih besar apabila dipisahkan dibanding tetap berada dalam satu perusahaan.
PayPal sendiri belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut.
Tertinggal dari Kompetitor
Analis menilai PayPal kehilangan momentum ketika para pesaing seperti Apple Pay, Google, Samsung, Stripe hingga Affirm terus menghadirkan inovasi pembayaran digital.
Perusahaan juga dinilai terlambat mengembangkan layanan perbankan digital, perdagangan elektronik, hingga teknologi pembayaran berbasis ponsel saat transaksi mobile berkembang pesat.
Analis senior Mizuho, Dan Dolev, menilai PayPal terlalu lama menikmati dominasinya sebagai salah satu sistem pembayaran terbesar dunia.
“Untuk apa menjadi bank digital jika Anda sudah menjadi tombol checkout terbesar di dunia? Saya rasa PayPal terlalu nyaman menikmati posisinya,” ujarnya.
Data PYMNTS Intelligence menunjukkan pangsa pasar Apple Pay di Amerika Serikat kini bahkan telah melampaui PayPal sekitar 10 poin persentase.
Selain itu, PayPal juga dinilai tertinggal dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), termasuk pengembangan konsep agentic commerce, yakni sistem yang memungkinkan agen AI melakukan negosiasi hingga menyelesaikan transaksi atas nama pengguna.
Analis Clear Street, Owen Lau, menilai strategi PayPal yang terlalu fokus mengejar pangsa pasar melalui perang harga membuat perusahaan kehilangan momentum pertumbuhan.
Menurutnya, bisnis utama PayPal termasuk Venmo mulai melambat, sementara layanan baru seperti buy now, pay later belum mampu memberikan pertumbuhan signifikan.
Transformasi Belum Berbuah
Dalam empat tahun terakhir, PayPal telah berganti CEO sebanyak tiga kali. Perusahaan juga kembali menjalankan program transformasi bisnis sejak Enrique Lores ditunjuk sebagai CEO pada Maret 2026.
Salah satu proyek yang sempat menjadi perhatian adalah rencana integrasi sistem pembayaran PayPal ke dalam ChatGPT melalui kerja sama dengan OpenAI. Namun implementasi proyek tersebut dikabarkan sempat tertunda akibat perbedaan pandangan antara dewan direksi dan manajemen saat itu.
Meski mendapat tawaran akuisisi, sejumlah sumber menyebut dewan direksi PayPal masih lebih memilih mengevaluasi potensi peningkatan nilai perusahaan melalui program transformasi yang sedang berjalan.
Di sisi lain, analis Wall Street menilai Stripe dan Advent International masih memiliki ruang untuk menaikkan nilai penawaran. Kedua perusahaan disebut telah mengumpulkan modal ekuitas sekitar US$17 miliar serta memperoleh fasilitas pembiayaan bank hingga US$50 miliar.
Keputusan akhir kemungkinan akan dipengaruhi laporan kinerja keuangan PayPal yang dijadwalkan dirilis bulan ini. Jika hasilnya di bawah ekspektasi, tekanan agar menerima akuisisi diperkirakan semakin besar. Sebaliknya, apabila kinerja membaik, peluang munculnya penawaran dengan nilai lebih tinggi akan semakin terbuka.
