Ketua LPTQ Kabupaten Natuna, Jarmin Sidik, yang juga menjabat Wakil Bupati Natuna ditemui usai rapat perdana bersama OPD membahas anggaran Tuan Rumah MTQ Kepri 2028, Rabu (6/5/2026). (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Kabupaten Natuna dipastikan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2028.
Penunjukan tersebut menjadi kali keempat bagi Natuna setelah sebelumnya tiga kali menolak dengan alasan keterbatasan anggaran.
Ketua LPTQ Kabupaten Natuna, Jarmin Sidik, yang juga menjabat Wakil Bupati Natuna, menyebut keputusan ini tidak lagi dapat ditolak. Persiapan awal mulai dilakukan melalui rapat perdana bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerja Ketua LPTQ, Rabu (6/5/2026).
Rapat tersebut membahas kebutuhan teknis dan perhitungan anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan MTQ, termasuk kesiapan lokasi utama yang dipusatkan di Masjid Agung Natuna.
“Di tengah kondisi keuangan tidak menentu, kita dihadapkan dengan gawai keagamaan besar,” ujarnya.
Jarmin menjelaskan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi akan melibatkan ribuan peserta dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Kepri, termasuk kafilah, official, undangan, serta masyarakat umum. Kegiatan tersebut membutuhkan kesiapan infrastruktur, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga dukungan sumber daya manusia.
Ia mengakui kondisi keuangan daerah masih belum stabil, namun Natuna harus tetap melaksanakan kegiatan tersebut sesuai penunjukan sebagai tuan rumah.
“Apapun caranya, MTQ ini harus dilaksanakan,” tegasnya.
Jarmin menambahkan, rapat perdana ini menjadi langkah awal untuk menyusun rencana persiapan yang lebih rinci. Pembahasan lanjutan akan dilakukan dalam agenda koordinasi berikutnya, termasuk rencana pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang pada Juli 2026.
Persiapan MTQ Kepri 2028 di Natuna akan difokuskan pada pemetaan kebutuhan anggaran serta pembagian tugas lintas OPD agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai target. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
