eRcdvxr1pX

Pedro Acosta memberikan pujian atas kebangkitan luar biasa Marc Marquez. (f: Foto: AFP/FERENC ISZA)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Pebalap muda KTM, Pedro Acosta, mengungkapkan kekagumannya terhadap kebangkitan luar biasa yang ditunjukkan Marc Marquez hingga berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP 2025.

Menurut Acosta, pencapaian terbesar Marquez bukan hanya sembilan gelar juara dunia yang telah diraihnya, melainkan kemampuannya bangkit dari masa-masa sulit setelah dihantam cedera panjang dan berbagai tantangan selama beberapa musim terakhir.

Marquez sukses mengakhiri musim MotoGP 2025 sebagai juara dunia bersama tim Ducati Lenovo Team. Gelar tersebut menjadi titel dunia kesembilan sepanjang kariernya sekaligus yang pertama sejak enam tahun terakhir.

Prestasi itu semakin mengukuhkan Marquez sebagai salah satu pebalap terbaik dalam sejarah MotoGP. Bagi Acosta, keberhasilan seniornya tersebut layak mendapat penghormatan tinggi karena diraih saat harus bersaing dengan generasi pebalap yang lebih muda.

“Menurut saya, yang membuat Marc menjadi salah satu pebalap terhebat bukan hanya apa yang sudah dia capai, tetapi bagaimana dia bisa bangkit kembali,” ujar Acosta seperti dikutip dari Marca.

Pebalap berusia muda itu menilai perjalanan Marquez tidak mudah. Setelah meraih banyak gelar, Marquez harus menghadapi masa-masa sulit akibat cedera serius dan kehilangan dominasinya di lintasan.

Di saat yang sama, muncul sejumlah rival muda berbakat seperti Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, dan Jorge Martin yang tampil kompetitif.

“Ketika Anda sudah menjadi juara dan kemudian kehilangan semuanya, lalu harus menghadapi banyak pebalap muda berbakat, itu bukan hal mudah. Namun Marc berhasil merebut kembali apa yang pernah menjadi miliknya,” kata Acosta.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Marquez merebut kembali gelar juara dunia setelah melewati berbagai cobaan membuatnya layak mendapatkan rasa hormat dari seluruh pebalap di paddock MotoGP.

“Tidak ada yang lebih pantas mendapatkannya selain dia,” ujarnya.

Acosta juga mengaku berharap suatu saat dapat mengikuti jejak Marquez, meski hanya mampu meraih sebagian kecil dari prestasi yang telah dicapai sang legenda MotoGP.

“Saya selalu jujur ketika berbicara tentang seseorang. Jika ada orang yang sangat hebat, maka harus diakui. Mudah-mudahan suatu hari saya bisa mencapai setengah dari kehebatannya atau setengah dari apa yang sudah dia raih,” tutup Acosta. MK-mun

Redaktur : Munawir Sani