Muhammad Raus mahasiswa IAI Natuna raih juara II lomba karya ilmiah

Muhammad Raus, mahasiswa IAI Natuna, meraih Juara II Lomba Karya Ilmiah Artikel Jurnal Tingkat Kampus se-Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Tahun 2026. (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Natuna, Muhammad Raus, meraih Juara II Lomba Karya Ilmiah Artikel Jurnal Tingkat Kampus se-Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Tahun 2026.

Kompetisi tersebut digelar dalam rangka Milad ke-24 STAI Natuna dan diikuti peserta dari perguruan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

Prestasi yang diraih Muhammad Raus menjadi capaian bagi IAI Natuna dalam pengembangan budaya akademik, khususnya penelitian dan penulisan karya ilmiah.

Raus mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, proses penyusunan karya ilmiah membutuhkan ketekunan, kesabaran dan komitmen.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan hasil ini. Bagi saya, juara II bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga pengalaman luar biasa. Saya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan untuk menyelesaikan karya tulis ini dengan maksimal, mulai dari memperbaiki gagasan, memperhatikan struktur tulisan, hingga memastikan kualitas artikel yang saya hasilkan,” ujar Raus.

Meski belum meraih juara pertama, Raus menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan, terutama dalam penelitian dan presentasi ilmiah.

Baca Juga:  Pemilihan Calon Ketua dan Wakil Ketua Pemuda Desa Teluk Binjai Dilaksanakan dengan Demokratis

“Saya tidak akan berhenti sampai di sini. Juara II menjadi langkah awal bagi saya untuk terus berkarya. Ke depan saya ingin meningkatkan kemampuan, terutama dalam penyampaian dan presentasi agar bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Raus juga mengajak mahasiswa lain untuk tidak takut mencoba dan terus menghasilkan karya. Ia menilai proses meraih keberhasilan membutuhkan ketekunan serta pembelajaran dari berbagai kegagalan.

“Bagi teman-teman yang belum berkesempatan mendapatkan juara, jangan menyerah. Tetap semangat dan terus berkarya. Saya sendiri lebih banyak mengalami kegagalan daripada keberhasilan, tetapi saya tidak pernah berhenti mencoba,” tuturnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong lebih banyak mahasiswa IAI Natuna untuk terlibat dalam karya tulis ilmiah, penelitian dan pengembangan akademik.

“Semoga ke depan semakin banyak mahasiswa IAI Natuna yang tertarik dan berani membuat karya ilmiah. Karena melalui tulisan, mahasiswa dapat memberikan kontribusi dan membawa nama baik kampus,” tutup Muhammad Raus. (nang)

Redaktur:  Munawir Sani