Mahasiswa IAI Natuna Lidiya menyerahkan gantungan kunci kepada rektor

Lidiya menyerahkan gantungan kunci dengan logo IAI Natuna kepada Rektor IAI Natuna dalam momentum peresmian perubahan status kampus. (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAI Natuna, Lidiya, memanfaatkan momentum peresmian perubahan status STAI Natuna menjadi IAI Natuna dengan menghadirkan produk kreatif berupa gantungan kunci. Produk tersebut menjadi bagian dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mahasiswa sekaligus upaya mengembangkan jiwa kewirausahaan di lingkungan kampus.

Lidiya tidak hanya menjadikan produk tersebut sebagai barang jualan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan di luar bidang keilmuan, termasuk berwirausaha dan menciptakan produk bernilai ekonomi sejak masih berada di bangku kuliah.

Kreativitas Lidiya mendapat perhatian dan apresiasi dari Rektor IAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I. Ia mengapresiasi mahasiswa yang memiliki jiwa kewirausahaan dan berani menghadirkan karya kreatif.

Menurut Rektor, inovasi mahasiswa perlu terus dikembangkan melalui produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar sekaligus dapat memperkenalkan potensi lokal Natuna kepada masyarakat luas.

“Ke depan perlu ada transformasi dan kreativitas lainnya, terutama karya yang relevan dengan kebutuhan pasar. Produk mahasiswa juga dapat mengangkat potensi tempatan, misalnya menggunakan bahan dasar dari kekayaan alam Natuna seperti tempurung kelapa dan sabut kelapa,” ujar Rektor IAI Natuna.

Baca Juga:  Natuna Dukung Survei Blok Tuna, Eksplorasi Migas Dimulai Akhir Mei 2026

Rektor juga mengapresiasi semangat Lidiya dan tertarik membeli produk tersebut dalam jumlah lebih banyak. Gantungan kunci itu rencananya akan dijadikan buah tangan apabila Rektor bersama para dosen IAI Natuna melakukan kunjungan ke Malaysia pada Oktober 2026 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Lidiya menyerahkan dua gantungan kunci dengan desain khusus kepada Rektor IAI Natuna. Produk tersebut menampilkan logo baru IAI Natuna serta tulisan “Lebih baik merajuk daripada mengamuk”.

Penyerahan tersebut turut didampingi Ketua Yayasan Abdi Umat, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, M.A.

Gantungan kunci yang dibanderol Rp15 ribu tersebut mendapat respons positif dari para tamu undangan karena memiliki desain menarik dan nilai kreativitas.

Melalui produk tersebut, Lidiya berharap mahasiswa lainnya terdorong untuk berani menciptakan inovasi, mengembangkan potensi diri dan membangun jiwa kewirausahaan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. (nang)

Redaktur:  Munawir Sani