lanud

Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi menggelar coffee morning bersama insan pers Kabupaten Natuna di Rumah Pantai Camar, Lanud Raden Sadjad, Kamis (24/9/2026). (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi menggelar coffee morning bersama insan pers Kabupaten Natuna di Rumah Pantai Camar, Lanud Raden Sadjad, Kamis (24/9/2026).
‎
‎Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI Angkatan Udara dengan wartawan yang bertugas di wilayah perbatasan.
‎
‎Dalam sambutannya, Onesmus menyampaikan permohonan maaf karena kegiatan serupa baru kembali digelar setelah sekitar satu tahun.
‎
‎”Seharusnya kita bisa sering-sering membuat kegiatan seperti ini. Pertemuan ini kami maknai sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers Natuna,” ujar Onesmus.
‎
‎Ia mengatakan, insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai tugas dan pengabdian TNI AU kepada masyarakat secara faktual, profesional, dan berimbang.
‎
‎Menurutnya, TNI AU memiliki tugas menjaga ruang udara sekaligus mendukung kepentingan pertahanan negara. Di sisi lain, pers berperan menjembatani berbagai kegiatan tersebut agar dapat dipahami masyarakat.
‎
‎”Sinergi antara TNI AU dan insan pers memiliki arti penting. Tidak hanya menyampaikan apa yang dilakukan, tetapi juga membantu masyarakat memahami makna keberadaan TNI AU di wilayah perbatasan,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Onesmus turut memberikan apresiasi kepada dua wartawan asal Natuna, Erwin Prasetyo dan Afrizal, yang berhasil meraih prestasi dalam Kasau Awards 2026.
‎
‎Erwin Prasetyo meraih juara pertama kategori isu humanis, sementara Afrizal meraih juara kedua kategori foto jurnalistik.
‎
‎Prestasi tersebut dinilai menjadi kebanggaan bagi insan pers Natuna sekaligus menunjukkan bahwa karya jurnalistik dari wilayah perbatasan mampu mendapat apresiasi di tingkat nasional.
‎
‎”Untuk Saudara Erwin, tahun lalu juara dua kategori yang sama, isu humanis. Tahun ini menjadi juara satu. Ini luar biasa,” ucapnya.
‎
‎Onesmus mengatakan, karya yang mengikuti Kasau Awards 2026 melalui proses penilaian yang ketat. Dari lebih dari 400 karya yang masuk, dilakukan seleksi hingga tersisa 10 besar sebelum ditentukan lima karya terbaik.
‎
‎”Juri-jurinya juga tidak main-main. Ada profesor dan berbagai pihak yang dilibatkan dalam penilaian,” ujarnya.
‎
‎Ia juga mendorong wartawan Natuna lainnya untuk terus menghasilkan karya jurnalistik berkualitas dan mengikuti ajang penghargaan serupa pada tahun-tahun berikutnya.
‎
‎Menurutnya, khusus kategori isu humanis, kekuatan tulisan dan dokumentasi menjadi bagian penting dalam menyampaikan pesan kepada pembaca. Foto yang digunakan juga harus mampu menggambarkan isu humanis yang diangkat dalam tulisan.

Baca Juga:  Bupati Natuna Serahkan 20 Life Jacket kepada Nelayan Bunguran Timur Laut

‎Sementara itu, Persatuan Jurnalis Natuna (PJN) mengapresiasi sinergi dan dukungan Lanud Raden Sadjad terhadap insan pers di Kabupaten Natuna.
‎
‎Roy mengatakan, penghargaan yang diraih wartawan asal Natuna dalam Kasau Awards menjadi kebanggaan bagi insan pers di wilayah paling utara Indonesia tersebut.
‎
‎“Pada bulan kemarin ada teman kita yang mendapatkan Kasau Award, juara satu lomba karya jurnalistik. Untuk itu kami sangat mengapresiasi. Coffee morning pagi ini bukan hanya merayakan sebuah penghargaan, tetapi juga perjuangan para kulit tinta dari ujung utara NKRI,” ujar Roy.
‎
‎Menurut Roy, dalam dua tahun terakhir wartawan asal Natuna kembali menorehkan prestasi dalam ajang karya jurnalistik yang digelar TNI Angkatan Udara.
‎
‎Pada 2024, dua wartawan asal Natuna juga berhasil meraih prestasi. Sementara pada 2026, Erwin dari PJN dan Afrizal dari PWI kembali mewakili Natuna dalam ajang tersebut.
‎
‎Roy menilai capaian itu membuktikan bahwa jarak dan kondisi geografis Natuna tidak menjadi penghalang bagi wartawan daerah untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
‎
‎“Ini suatu kebanggaan bagi kita semua. Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan yang telah mendapatkan juara di Kasau Award,” katanya.
‎
‎Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi wartawan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
‎
‎“Semoga sinergi selama ini menjadi jalan bagi rekan-rekan lainnya untuk memacu semangat berkarya lebih baik lagi. Penghargaan ini bukan menjadi akhir, tetapi menjadi tonggak semangat bagi rekan-rekan yang lain untuk berkarya lebih jauh lagi,” ucapnya.
‎
‎Roy juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Lanud RSA yang dinilai aktif membangun ruang sinergi dan memberikan dukungan kepada insan pers Natuna.
‎
‎“Dukungan tersebut telah membuka kesempatan bagi wartawan kepulauan untuk menunjukkan bahwa dari daerah terjauh bisa lahir karya jurnalistik yang mampu berbicara di tingkat nasional,” ujarnya.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Roy turut mengapresiasi pihak-pihak yang selama ini menjadi penggerak sinergi antara Lanud RSA dan wartawan daerah, termasuk Kapten Rudi yang disebutnya aktif memberikan dukungan dan membangun kerja sama dengan insan pers.

Baca Juga:  Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

‎Selain mengapresiasi sinergi yang telah terjalin, Roy juga menyampaikan aspirasi wartawan Natuna agar Lanud RSA kembali menggelar lomba karya jurnalistik di tingkat daerah.
‎
‎Menurutnya, sebelumnya Lanud Ranai pernah mengadakan lomba karya jurnalistik secara internal. Ia berharap kegiatan tersebut dapat kembali dilaksanakan sebelum ajang serupa digelar di tingkat pusat.
‎
‎“Teman-teman tadi meminta agar disampaikan, kalau bisa untuk tahun berikutnya sebelum dilaksanakan di pusat, dibuat juga karya jurnalistik di sini. Ini menjadi kesempatan bagi wartawan daerah untuk ikut berkompetisi dan mengembangkan karya,” pungkasnya.
‎
‎Kegiatan coffee morning tersebut turut dihadiri Komandan Gugus Tempur Laut (DanGuspurla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Nurlan, Kepala BMKG Natuna, Kepala RRI, perwakilan Basarnas, para PJU Lanud Raden Sadjad, serta wartawan Natuna. (nang)

Redaktur: Munawir Sani