Tim SAR Gabungan melakukan pencarian KM Ocean Three yang hilang kontak di Perairan Natuna. (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap Kapal Motor Barang (KM) Ocean Three yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Natuna, Sabtu (27/6/2026). Kapal bermuatan ikan tersebut membawa empat anak buah kapal (ABK) dan hingga kini belum tiba di tujuan.
Informasi hilangnya kapal diterima dari Egi, Agen Kapal PT Midai Putra. KM Ocean Three diketahui berangkat dari Sedanau menuju Pemangkat pada Selasa (24/6/2026) pukul 13.03 WIB dengan perkiraan tiba pada Kamis (26/6/2026). Namun hingga Sabtu (27/6/2026) pukul 10.00 WIB kapal belum juga tiba di lokasi tujuan.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan pihaknya menerima informasi adanya sejumlah fiber ikan yang ditemukan terapung di laut. Setelah dilakukan koordinasi dengan agen kapal dan pihak di Sedanau, dipastikan fiber tersebut merupakan muatan KM Ocean Three.
“Setelah mengetahui kejadian tersebut kami menerima informasi adanya sejumlah fiber ikan yang tercecer di laut pada koordinat 03°44’ LU 108°29’ BT. Setelah berkoordinasi dengan agen kapal, pihak di Sedanau membenarkan bahwa fiber tersebut merupakan muatan KM. Ocean Three yang hilang kontak,” ujarnya.
Berdasarkan manifes kapal, terdapat empat orang yang masih dinyatakan hilang, yakni Wan Zaidan (47), Yoga (59), Arip (57), dan Aldi (51).
KM Ocean Three merupakan kapal barang berukuran 15 Gross Ton (GT). Titik pencarian atau Last Known Position (LKP) ditetapkan pada koordinat 03°44,000’ LU 108°29,000’ BT dengan arah pelayaran 151 derajat.
Abdul Rahman mengatakan Tim SAR Gabungan bersama Pangkalan TNI AL Ranai telah bergerak menuju lokasi penemuan debris untuk melaksanakan operasi pencarian.
“Tim SAR Gabungan bersama Lanal Ranai telah bergerak menuju LKP penemuan debris fiber untuk melaksanakan pencarian,” katanya.
Operasi pencarian melibatkan Kantor SAR Natuna, Lanal Ranai, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Natuna.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Kantor SAR Natuna mengimbau seluruh pelaut maupun masyarakat pesisir yang mengetahui keberadaan kapal atau korban agar segera melaporkan kepada Kantor SAR Natuna melalui layanan WhatsApp 0822-8390-7707. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
