komisi-ix-dpr-gelar-rapat-dengan-kepala-bgn-nanik-s-deyang-1781508594046_169

Nanik S Deyang. (f: ist)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil agar ia dapat fokus menjalani pengobatan penyakit jantung yang dideritanya.

Kabar tersebut disampaikan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (22/7/2026).

“Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” tulis Dirgayuza.

Dirgayuza mengaku telah mengenal Nanik sejak menjelang Pemilihan Umum 2014. Menurutnya, selama lebih dari satu dekade, Nanik dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat kecil.

“Lebih dari satu dekade saya melihat satu hal yang tidak pernah berubah darinya: ia tidak bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan,” ujarnya.

Ia juga mengenang sejumlah kontribusi Nanik dalam berbagai isu kemanusiaan. Salah satunya adalah saat Nanik menyampaikan kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Wilfrida Soik kepada Presiden Prabowo Subianto sehingga mendapatkan perhatian dan pembelaan dari ancaman hukuman mati di Malaysia.

Baca Juga:  Prabowo Hadiri Business Summit di Washington DC, Bahas Investasi dan Perdamaian Gaza

Selain itu, Dirgayuza menyebut Nanik juga merupakan sosok yang mengusulkan program becak listrik bagi para pengayuh becak lanjut usia sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Bu Nanik pula yang mengusulkan program becak listrik untuk para pengayuh becak lanjut usia,” tambahnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pemerintah mengenai sosok yang akan menggantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani