Tribun mini lapangan sepak bola Sri Serindit di Ranai, Kabupaten Natuna. (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Kelanjutan pembangunan tribun mini lapangan sepak bola Sri Serindit, Ranai, Kabupaten Natuna, hingga kini belum ada kepastian.
Padahal, proyek tersebut sebelumnya disebut-sebut menjadi bagian dari komitmen dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari SKK Migas.
Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Natuna, Agino Riko, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi terkait kelanjutan pembangunan tersebut.
“Sejauh ini belum ada informasi pasti dari SKK Migas terkait itu. Kita sudah coba koordinasikan, tapi belum dapat jawaban,” ujar Riko saat dikonfirmasi, Selasa (25/3/2026).
Tribun mini tersebut dibangun beberapa tahun lalu pada masa kepemimpinan Bupati Wan Siswandi dan Wakil Bupati Rodhial Huda.
Pembangunan tribun menelan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar menggunakan dana CSR dari perusahaan minyak dan gas (migas) yang beroperasi di wilayah Kepulauan Riau.
Rencananya, proyek tersebut akan dikerjakan secara tahun jamak (multi years). Namun entah kenapa sampai sekarang pembangunannya belum dilanjutkan.
Bukan hanya tribun mini, ternyata hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai program apa yang kan diterima oleh pemerintah daerah melalui dana CSR pada tahun 2026.
“Betul, belum ada informasi resmi bantuan CSR dari SKK Migas, baik untuk kelanjutan tribun mini maupun program lainnya tahun ini,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai usulan dari pemerintah daerah terkait program CSR tersebut, Riko menyebut bahwa hingga kini belum ada arahan lebih lanjut kepada pihaknya.
“Belum ada arahan kepada kami terkait hal itu,” tambahnya.
Riko mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut, sembari berharap adanya kejelasan terkait realisasi program CSR SKK Migas di Natuna pada tahun ini. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
