Kebakaran lahan kosong di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Sabtu (22/8/2026). (Foto: mun)
BATAM (marwahkepri.com) – Kebakaran melanda lahan kosong yang dipenuhi semak belukar di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Sabtu (22/8/2026). Api menghanguskan sekitar 35 hektare lahan dan berhasil dipadamkan setelah tim gabungan melakukan penanganan hingga malam hari.
Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar, S.H., M.H. memimpin langsung penanganan di lokasi. Sejumlah unsur turut dikerahkan, antara lain personel Polsek Sagulung, Sat Samapta Polresta Barelang, TNI AD 136/TS, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, SAR Sat Brimob Polda Kepri, Pemadam Kebakaran Pemko Batam, Pemadam Kebakaran BP Batam serta Batara Biru Polsek Sagulung.
Kebakaran pertama kali diketahui saksi Irham Maulana Nasution saat melintas dari arah Tiangwangkang. Ia melihat kepulan asap tebal berasal dari semak-semak di lahan kosong.
Irham kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Andika Kurniawan. Keduanya selanjutnya melaporkan kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran yang berada tidak jauh dari lokasi serta pihak kepolisian.
Personel Polsek Sagulung yang dipimpin kapolsek tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu, kobaran api semakin membesar karena kondisi lahan dipenuhi vegetasi kering.
Pemadaman langsung dilakukan bersama Pemadam Kebakaran Pemko Batam dan satu unit mobil Water Cannon SAR Sat Brimob Polda Kepri.
Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan dua unit mobil Water Tank TNI AD 136/TS, satu unit Water Cannon Ditsamapta, satu unit Water Cannon Polresta Barelang serta satu unit mobil pemadam BP Batam.
Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar mengatakan koordinasi dan sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran tersebut.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat, mengamankan lokasi, berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait, serta bersama-sama melaksanakan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta terkendali,” ujarnya.
Hingga pukul 22.00 WIB, api dinyatakan padam. Petugas kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.
Berdasarkan pendataan sementara, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan sehingga belum dapat dipastikan.
Petugas juga menghadapi kendala dalam proses pemadaman karena lokasi kebakaran berada di area perbukitan yang menyulitkan kendaraan mencapai titik api.
Meski demikian, penanganan yang melibatkan 10 personel Polsek Sagulung bersama puluhan personel gabungan dari berbagai instansi berhasil mengendalikan kebakaran tanpa menimbulkan korban jiwa.
Polresta Barelang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun keadaan darurat melalui layanan Polisi 110. (mun)
Redaktur: Munawir Sani
