Jajaran Ditjenpas Kaltim dan Universitas Mulia Balikpapan berfoto bersama Selasa, 27/10/2026) (f: hum)
BALIKPAPAN (marwahkepri.com) – Kesempatan mengenyam pendidikan tinggi kini terbuka bagi dua klien Pemasyarakatan di Balikpapan. Keduanya mendapatkan beasiswa kuliah dari Universitas Mulia Balikpapan melalui kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Balikpapan.
Penyerahan dua klien Pemasyarakatan untuk melanjutkan pendidikan tersebut berlangsung dalam rangkaian kunjungan koordinasi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur (Kaltim), Yan Rusmanto, ke Universitas Mulia Balikpapan, Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Yan Rusmanto bertemu langsung dengan Rektor Universitas Mulia Balikpapan, Muhammad Ahsin Rifa’i, untuk memperkuat sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dan lembaga pendidikan tinggi.
Yan berharap, pertemuan tersebut dapat meningkatkan koordinasi serta memperluas kerja sama antara jajaran Pemasyarakatan di Kota Balikpapan dengan penyelenggara pendidikan akademik.
“Melalui pertemuan ini, saya berharap dapat meningkatkan koordinasi jajaran Pemasyarakatan di Kota Balikpapan dengan pihak penyelenggara pendidikan akademik, khususnya di Universitas Mulia Balikpapan,” ujar Yan.
Ia menyebut, penyerahan dua klien Bapas Balikpapan yang memperoleh beasiswa menjadi bukti nyata bahwa kerja sama yang telah dibangun mampu memberikan manfaat langsung.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan, yakni membina para pelanggar hukum agar dapat memperbaiki diri, menjadi pribadi yang lebih baik, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Yan berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak klien Pemasyarakatan yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan.
Sementara itu, Rektor Universitas Mulia Balikpapan, Muhammad Ahsin Rifa’i, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin bersama Bapas Balikpapan.
Ia menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membuka kesempatan bagi setiap individu untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kompetensi, dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Bapas Balikpapan. Bagi kami, pendidikan merupakan salah satu sarana penting untuk membuka kesempatan bagi setiap individu dalam mengembangkan potensi diri, meningkatkan kompetensi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Muhammad Ahsin.
Ia berharap beasiswa tersebut dapat menjadi motivasi bagi kedua klien untuk terus belajar, menyelesaikan pendidikan, serta membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
Lebih lanjut, Muhammad Ahsin mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan jajaran Pemasyarakatan merupakan bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus pengembangan sumber daya manusia.
Menurutnya, kesempatan mengenyam pendidikan tinggi harus dimanfaatkan sebagai bekal bagi klien Pemasyarakatan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat.
Selain meningkatkan kompetensi, pendidikan juga diharapkan mampu membangun kepercayaan diri dan tanggung jawab sosial sehingga para klien dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah melalui proses pembinaan. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
