Polisi selidiki jasad bayi hilang dari makam di Bintan

Polisi melakukan penyelidikan terkait dugaan hilangnya jasad bayi dari makam di Bintan. (Foto: Polres Bintan)

BINTAN (marwahkepri.com) – Polres Bintan menyelidiki dugaan hilangnya jasad bayi dari dalam makam di Jalan Nusantara KM 20 Kijang, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Polisi menduga makam tersebut dibongkar oleh orang tak dikenal.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana membenarkan kejadian tersebut. Penyelidikan dilakukan personel gabungan Satreskrim Polres Bintan dan Polsek Bintan Timur.

“Betul, adanya kejadian tersebut, dan masih dilakukan penyelidikan oleh personel gabungan Satreskrim Polres Bintan dan Polsek Bintan Timur,” kata Argya saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).

Argya mengatakan, polisi menerima laporan terkait kejadian tersebut pada Sabtu (19/9/2026). Setelah menerima laporan, personel langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat ini masih penyelidikan. Nanti perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan kembali,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, bayi laki-laki bernama Suga Ibrahim merupakan anak keempat pasangan Feri Kusmawati (43) dan Moh Nurul Yakin (48).

Bayi tersebut lahir melalui operasi di RSUD Bintan pada 26 Juni 2026 dengan berat sekitar 2.450 gram.

Baca Juga:  Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang

Setelah meninggal dunia, bayi tersebut dimakamkan di pemakaman yang berada di Jalan Nusantara KM 20 Kijang, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Pihak keluarga kemudian mendapati kondisi makam diduga telah dibongkar. Saat diperiksa, jasad bayi tidak lagi ditemukan di dalam makam.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi kejadian dan pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya jasad bayi tersebut. (YR)

Redaktur: Munawir Sani