aiai-natuna-malaysia-kkn-internasional-kerja-sama-pendidikan

Rombongan dosen dan mahasiswa IAI Natuna berfoto bersama usai melakukan kunjungan akademik ke Malaysia sebagai upaya memperkuat kerja sama pendidikan lintas negara. (f: nang)

JOHOR, MALAYSIA (marwahkepri.com) – Institut Agama Islam (IAI) Natuna memperluas jejaring pendidikan tinggi ke tingkat internasional melalui kunjungan akademik ke Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI), Johor, Malaysia. Kegiatan ini menjadi langkah untuk memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan sekaligus membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik lintas negara.

Rombongan IAI Natuna yang berjumlah sekitar 27 orang tersebut dipimpin langsung oleh Rektor IAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I. Sementara itu, Said Muhammad Rahimin, S.Ag., M.M., dipercaya sebagai ketua rombongan.

Kunjungan tersebut tidak hanya berorientasi pada silaturahmi kelembagaan. IAI Natuna juga memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun komunikasi akademik, bertukar pengalaman, serta menjajaki peluang kerja sama dengan perguruan tinggi di Malaysia.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang diikuti sembilan mahasiswa IAI Natuna. Program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan sosial dan budaya masyarakat di luar negeri.

Sembilan Mahasiswa Ikuti KKN Internasional

Sembilan mahasiswa yang mengikuti program KKN Internasional tersebut terdiri atas Mila Sari, Amelia Novianti, Amelia, Miftakhul Jannah, Yumidar, Sonia, Ayu Andhira Safitri, Muhammad Raus, dan Windy.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang budaya berbeda.

Pengalaman di lingkungan internasional juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas cara pandang terhadap persoalan sosial dan kehidupan masyarakat. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat dihubungkan dengan kondisi nyata di lapangan.

Baca Juga:  Mahasiswa KPI STAI Natuna Ciptakan Peluang Usaha Kreatif Lewat Gantungan Kunci Akrilik

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat membawa nilai-nilai keislaman, semangat pengabdian, serta identitas budaya Natuna selama mengikuti rangkaian kegiatan di Malaysia.

Seminar Internasional hingga Dialog Peradaban Natuna–Terengganu

Selama berada di Malaysia, rombongan IAI Natuna dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda akademik dan edukatif. Rangkaian kegiatan pada 18–20 Oktober 2026 mencakup seminar di INSPIRE, Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), serta dialog peradaban Terengganu–Natuna.

Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti taklimat mahasiswa pascasarjana di Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Agenda tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perkembangan pendidikan tinggi di Malaysia, termasuk informasi mengenai pendidikan lanjutan dan peluang pengembangan akademik.

Rombongan juga akan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan pusat kebudayaan, di antaranya Muzium Negeri Terengganu, Kampung Budaya, Batu Bersurat, serta Masjid Terapung Kuala Ibai. Setelah menyelesaikan agenda di Terengganu, perjalanan rombongan dijadwalkan berlanjut menuju Johor Bahru pada 20 Oktober 2026.

Rangkaian kunjungan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada peserta. Selain memperdalam wawasan akademik, dosen dan mahasiswa juga dapat mempelajari sejarah, tradisi, serta kehidupan masyarakat Melayu di Malaysia.

Melalui seminar dan dialog akademik, peserta diharapkan dapat bertukar gagasan, membangun komunikasi ilmiah, dan menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:  Hari Keempat Nelayan Anambas Hilang, Tim SAR Sisir 950 Mil Laut Persegi hingga Koordinasi ke Malaysia

Peluang Strategis bagi Kampus di Wilayah Perbatasan

Bagi IAI Natuna, penguatan hubungan dengan perguruan tinggi Malaysia memiliki nilai strategis. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berada di wilayah perbatasan Indonesia, IAI Natuna memiliki peluang untuk mengembangkan kemitraan dengan kampus-kampus di kawasan serumpun Melayu.

Kedekatan geografis, sejarah, budaya, dan tradisi keislaman antara Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu modal untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada kunjungan dan pertemuan formal. Lebih jauh, hubungan kelembagaan dapat dikembangkan menjadi program konkret, seperti penyelenggaraan seminar bersama, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga program peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan internasional juga menjadi bagian dari upaya memperluas kualitas pembelajaran di lingkungan kampus. Interaksi dengan institusi pendidikan di negara lain diharapkan dapat memperkaya perspektif akademik sekaligus mendorong lahirnya gagasan baru dalam pengembangan pendidikan Islam.

Melalui kunjungan ke Malaysia ini, IAI Natuna berharap hubungan dengan KUIJSI dan perguruan tinggi mitra lainnya dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama yang terencana, produktif, dan berkesinambungan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen IAI Natuna untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperluas kontribusi bagi masyarakat, serta memperkuat peran pendidikan Islam dari wilayah perbatasan dalam jejaring akademik regional. MK-nang

Redaktur : Munawir Sani