WhatsApp Image 2026-04-07 at 08.03.11

Kalapas Batam, Yosafat Rizanto (tengah), memimpin proses pemusnahan barang bukti hasil razia selama satu tahun di Lapas Batam sebagai bentuk komitmen bersih dari narkoba dan halinar. (Foto: mun)

BATAM(marwahkepri.com) Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menggelar kegiatan razia gabungan, tes urine, dan pemusnahan barang bukti pada Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata Kalapas Batam, Yosafat Rizanto, dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya (halinar).

Peringatan HBP ke-62 mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”. Kegiatan ini melibatkan sinergi dari unsur TNI, Polri, dan BNN Kota Batam sebagai bentuk kolaborasi aparat penegak hukum (APH) di Kota Batam. Pelaksanaan dilakukan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

1. Razia gabungan di seluruh blok hunian Lapas Batam

2. Tes urine bagi warga binaan dan petugas

3. Pemusnahan barang bukti hasil razia selama satu tahun terakhir

Melalui pemusnahan barang bukti hasil razia selama setahun dan pelaksanaan tes urine, diharapkan seluruh jajaran semakin solid dalam menjaga marwah institusi serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sesuai dengan tema “Kerja Nyata Pelayanan Prima”.

Baca Juga:  Meski Padat Agenda Safari Dakwah, UAS Sempatkan Tabligh Akbar bersama Bupati Bengkalis di Muara Basung

Dalam arahannya, Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa tindakan tegas ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk mewujudkan Lapas Batam yang bersih dari barang terlarang.

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba dan barang terlarang lainnya di lingkungan lapas. Sinergi dengan TNI, Polri, dan BNN terus kami perkuat agar pengawasan semakin maksimal,” tegas Yosafat.

Ia juga menekankan pentingnya integritas bagi seluruh petugas dalam memberikan pelayanan yang profesional serta pembinaan yang manusiawi bagi warga binaan. Hal ini sejalan dengan semangat HBP ke-62 yang mengedepankan kerja nyata dan pelayanan prima kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Lapas Batam tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dan penciptaan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. MK-mun

Redaktur : Munawir Sani