Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Nasria.

Sekretaris Dinas Pendidikan Natuna,Nasria, menjelaskan perihal hutang pembangunan 2 unit UKSPF tahun 2024.(foto/nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna hingga kini belum membayar hutang proyek pembangunan 2 Unit Kerja Satuan Pendidikan Formal (UKSPF).
‎
‎Kedua proyek yang dibangun pada tahun 2024 itu antara lain, UKSPF Bunguran Batubi dan UKSPF Kecamatan Pulau Tiga Barat.
‎
‎Sebagai informasi, UKSPF adalah unit kerja di bawah Dinas Pendidikan di tingkatan kecamatan yang bertugas untuk mengoordinasikan satuan pendidikan (sekolah) di wilayah tersebut.
‎
‎”Iya, dua proyek itu nilainya kurang lebih 900 juta rupiah dan belum dibayar sampai hari ini. Mudah-mudahan tahun ini bisa diselesaikan,” ujar Sekretaris Disdik Natuna, Nasria, beberapa waktu lalu di kantornya.
‎
‎Belum dibayarnya kedua proyek tersebut kata Nasria, bukan disengaja, melainkan karena kondisi keuangan daerah yang mengalami masalah.
‎
‎”kalau masalah ini kan berlaku secara nasional. Jadi kita di kabupaten Natuna juga mengalami kendala keuangan,” tambahnya.
‎
‎Di kabupaten Natuna masih terdapat beberapa kecamatan yang belum ada UKSPF, diantaranya, Kecamatan Suak Midai, Pulau Panjang dan Seluan.
‎
‎Wacana untuk pembangunan di daerah tersebut sudah ada. Namun Disdik akan lebih memprioritaskan kecamatan Pulau Panjang karena letak geografisnya lebih sulit dijangkau.
‎
‎”Kemungkinan kedepan akan kita bangun UKSPF di pulau panjang, itu lebih prioritas. Kalau Seluan masih dekat ke Kelarik, Suak Midai juga satu daratan dengan Midai,” pungkas mantan Kabid Perencanaan ini.
‎
‎”Itu pun kalau anggaran kita ada. Kalau anggaran tidak ada, kita gak mungkin bangun. Nanti kalau dipaksakan bisa terutang lagi,” timpalnya.MK-nang

Baca Juga:  Dari Pesimisme ke Optimisme, Reses Marzuki di Tanjung Kumbik Utara Nyalakan Asa Pembangunan

Redaktur : Munawir Sani