Polisi memeriksa lokasi kecelakaan di Komplek Ruko Nagoya 2000 Batam

Personel Polsek Lubuk Baja mendatangi lokasi kecelakaan yang diduga berkaitan dengan keributan di Komplek Ruko Nagoya 2000, Kamis (14/10/2026). (Foto: mun)

BATAM (marwahkepri.com) – Kecelakaan yang diduga berkaitan dengan keributan terjadi di Komplek Ruko Nagoya 2000, Lubuk Baja, Batam, Kamis (15/10/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor bernama Ramadhannil dilaporkan mengalami cedera pada kaki kanan setelah sebuah mobil menabrak tiang pondasi ruko. Polisi masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut

Personel Polsek Lubuk Baja mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Polisi 110 sekitar pukul 23.48 WIB.

Berdasarkan keterangan awal pelapor bernama Agus, peristiwa itu bermula ketika Ramadhannil mengendarai sepeda motor bernomor polisi BP 5502 GI dan berpapasan dengan mobil bernomor polisi BP 1623 AQ.

Pada saat bersamaan, diduga terjadi perselisihan antara pengemudi mobil tersebut dan rekannya yang mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi. Pengendara sepeda motor itu kemudian mendekati mobil dan berupaya membuka pintunya.

Dalam situasi tersebut, pengemudi mobil diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak tiang pondasi salah satu ruko. Ramadhannil yang berada di sekitar lokasi turut mengalami kecelakaan.

Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami cedera yang diduga berupa patah tulang pada kaki kanan. Namun, kondisi medis korban dan penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Berkat Laporan Warga, Terduga Pelaku Curanmor di Batu Aji Ditangkap di Penginapan Pelita

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Lubuk Baja berkoordinasi dengan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Barelang untuk penanganan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi bernama Arijal guna mendukung proses penyelidikan.

Polsek Lubuk Baja mengimbau masyarakat agar menghindari tindakan yang dapat memicu keributan serta mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas. Warga yang mengetahui atau mengalami kejadian yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan Polisi 110. (mun)

Redaktur: Munawir Sani