Bupati Natuna Cen Sui Lan, saat dikonfirmasi wartawan di gedung daerah, Rabu (30/09/2026). (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Bupati Natuna Cen Sui Lan berharap kunjungan kerja pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI ke Kabupaten Natuna dapat menjadi momentum untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Cen Sui Lan mengatakan, kehadiran MPR RI di Natuna disambut positif masyarakat karena menjadi kesempatan untuk menyampaikan secara langsung sejumlah kebutuhan daerah kepada pemerintah pusat.
“Kita mengharapkan kunjungan kerja MPR ke Natuna ini bisa menjawab berbagai persoalan yang ada di Natuna,” kata Cen Sui Lan, saat dikonfirmasi wartawan di gedung daerah, Rabu (30/09/2026).
Menurut Cen, sejumlah persoalan yang disampaikan kepada pimpinan MPR RI antara lain berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, kesehatan, serta Dana Bagi Hasil (DBH).
“Ada beberapa persoalan yang kita sampaikan, diantaranya mengenai kesejahteraan masyarakat, persoalan kesehatan, ada persoalan dana bagi hasil dan sudah kita sampaikan kepada pimpinan MPR,” katanya.
Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Natuna.
Cen menegaskan, posisi Natuna sebagai daerah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan perhatian dari pemerintah pusat.
“Kita ketahui bahwa Natuna ini adalah daerah perbatasan NKRI yang perlu mendapat perhatian khusus dan perlu negara hadir untuk masyarakat Natuna,” tambahnya.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Natuna adalah Dana Bagi Hasil (DBH) yang menurut Cen masih terdapat kekurangan pembayaran.
“Kami tidak meminta lebih, kami hanya meminta hak dikembalikan kepada Natuna. Dana bagi hasil yang merupakan kurang bayar sangat bermanfaat bagi masyarakat Natuna karena di dalam itu ada anggaran untuk kesehatan, ada anggaran untuk UMKM, anggaran untuk pembangunan dan menjadi hak dari Natuna kita harapkan segera bisa dibantu,” tuturnya.
Cen menyebut, nilai kurang bayar DBH yang dihitung untuk periode 2023 hingga 2024 saat ini mencapai hampir Rp89 miliar. Sementara untuk tahun 2025, pemerintah daerah masih melakukan penghitungan.
Menurut Cen, DBH tersebut memiliki arti penting bagi daerah karena dapat mendukung pembiayaan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk sektor kesehatan, UMKM dan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Natuna berharap aspirasi yang telah disampaikan dalam kunjungan kerja MPR RI tersebut dapat diteruskan dan memperoleh tindak lanjut di tingkat pemerintah pusat. (nang)
Redaktur: Munawir Sani
