bupati-karimun-integrasi-posyandu-6-spm-tingkatkan-ipm

Bupati Karimun membuka Pertemuan Advokasi Penyusunan Program Bersama Tim Pembina Posyandu di Hotel Aston Karimun. (f: hum)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten Karimun terus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat melalui integrasi program lintas sektor. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pertemuan Advokasi Penyusunan Program Bersama Tim Pembina Posyandu yang digelar di Hotel Aston Karimun.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Karimun yang menegaskan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan balita, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat sepanjang siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, remaja, hingga lanjut usia.

Kader posyandu tampak serius mengikuti Pertemuan Advokasi Penyusunan Program Bersama Tim Pembina Posyandu yang digelar di Hotel Aston Karimun. (Foto: Diskominfo)

Menurut Bupati, perluasan fungsi tersebut harus diiringi dengan kolaborasi seluruh perangkat daerah melalui integrasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

“Pelayanan Posyandu saat ini cakupannya sangat luas. Melalui pertemuan ini, kami mengumpulkan seluruh pihak terkait agar program Posyandu dapat terintegrasi dengan SPM dalam perencanaan daerah. Muara dari keterpaduan ini adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia yang digambarkan melalui tiga aspek utama, yaitu kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan,” ujar bupati.

Baca Juga:  DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun 2026
Pertemuan Tim Pembina Posyandu menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan masyarakat di Kabupaten Karimun. (Foto: DIskominfo)

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini menjadi relawan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengakui, meski insentif yang diterima para kader masih terbatas, dedikasi mereka sangat besar dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah tamu undangan Pertemuan Advokasi Penyusunan Program Bersama Tim Pembina Posyandu yang digelar di Hotel Aston Karimun. (Foto: Diskominfo)

“Insentif yang kami berikan mungkin tidak seberapa, namun apa yang telah mereka lakukan secara sukarela untuk membantu pemerintah sangat luar biasa. Ini demi mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, lingkungan yang bersih, serta suasana yang aman dan nyaman,” katanya.

Selain membahas penguatan Posyandu, Bupati Karimun juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan penataan kawasan permukiman di sejumlah wilayah.

Beberapa kawasan yang menjadi prioritas penataan antara lain Pulau Karimun, Pulau Kundur, Moro, serta kawasan Kolong dan Sungai Lakam Barat maupun Timur di Pulau Karimun.

Tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Foto: Diskominfo)

Menurutnya, pemerintah ingin menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, sehat, dan nyaman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan.

Baca Juga:  BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Rp20 Triliun, Menkes Minta Pelayanan Rumah Sakit Diperbaiki
Berfoto bersama usai kegiatan. (Foto: Diskominfo)

“Keterbatasan lahan menjadi tantangan tersendiri bagi kami di Sungai Lakam. Jangankan pembangunan fasilitas lain, untuk membangun kantor lurah saja kemarin sempat terkendala lahan. Kendati demikian, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan ini dan melakukan perbaikan secara bertahap,” tutupnya.

Melalui penguatan peran Posyandu dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah. MK-joseph

Redaktur : Munawir Sani