Para siswa melihat langsung kegiatan produksi tempe dan berbagai produk olahan yang dijalankan melalui program pembinaan kemandirian di Lapas Batam. (f: hum)
BATAM (marwahkepri.com) – Sejumlah murid SDN 004 Sei Beduk mendapat pengalaman belajar berbeda dengan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. Dalam kunjungan tersebut, para siswa tidak hanya mengenal tugas dan fungsi Pemasyarakatan, tetapi juga melihat langsung berbagai kegiatan produksi pangan dan keterampilan yang dijalankan di dalam lapas.
Kegiatan edukasi ini diikuti para murid bersama guru pendamping dan kepala sekolah. Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan sistem Pemasyarakatan kepada anak-anak sejak dini sekaligus memberikan wawasan mengenai pertanian, budi daya, dan produksi pangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Batam, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, serta Kepala Sekolah SDN 004 Sei Beduk.
Dalam kesempatan itu, Kepala Lapas dan Kepala Seksi Kegiatan Kerja memberikan penjelasan mengenai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan.
Para siswa diperkenalkan bahwa lapas tidak hanya menjadi tempat menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi ruang pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan dan bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.
Melihat Produksi Tempe hingga Peternakan
Setelah sesi pengenalan, para murid diajak berkeliling kawasan lapas untuk melihat berbagai kegiatan pembinaan kemandirian.
Mereka menyaksikan proses pembuatan tempe, pengolahan roti, produksi aneka produk UMKM, hingga pembuatan kerajinan tangan.
Kunjungan berlanjut ke area perkebunan dan peternakan. Di lokasi tersebut, para siswa melihat kegiatan budi daya sayuran serta aktivitas peternakan yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan Lapas Batam.
Berbagai kegiatan itu menunjukkan bagaimana pembinaan keterampilan di dalam lapas diarahkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Kenalkan Fungsi Lapas Sejak Dini
Melalui kunjungan edukatif tersebut, Lapas Batam berharap para peserta didik dapat memahami fungsi Pemasyarakatan secara lebih utuh.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk melihat secara langsung bahwa lembaga pemasyarakatan menjalankan berbagai program pembinaan yang produktif, mulai dari pengembangan keterampilan hingga kegiatan yang mendukung ketahanan pangan.
Lapas Batam berharap pengalaman tersebut dapat menambah wawasan generasi muda sekaligus membangun pemahaman bahwa pembinaan warga binaan merupakan bagian penting dari proses kembali ke masyarakat. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
