Aktivitas penumpang kapal di Pelabuhan Selat Lampa Natuna saat arus mudik Lebaran.

Kepala Syahbandar Ranai, saat di temui di ruang kerjanya, Jumat (6/3/2026). (f: ariranews)

NATUNA (marwahkepri.com) – Arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui jalur laut di Kabupaten Natuna diperkirakan kembali mengalami peningkatan. Mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Unit Penyelenggara Pelabuhan Ranai mulai memfokuskan pengamanan di dua pelabuhan utama.

Kepala Syahbandar Ranai, Liber Fery Hutahayan, mengatakan pengamanan difokuskan di Pelabuhan Selat Lampa dan Pelabuhan Ro-Ro Penagi. Kedua pelabuhan tersebut merupakan titik utama pergerakan penumpang setiap musim mudik Lebaran di wilayah Natuna.

“Pengamanan kita fokus pada dua pelabuhan, yaitu Pelabuhan Selat Lampa dan Pelabuhan Penagi. Karena arus mudik yang tinggi biasanya hanya terjadi di dua pelabuhan itu,” ujar Liber saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran di Natuna mencapai sekitar 900 hingga 1.000 orang, baik yang datang maupun yang berangkat dari daerah tersebut.

Lonjakan penumpang paling signifikan biasanya terjadi di Pelabuhan Selat Lampa, terutama saat kedatangan maupun keberangkatan kapal penumpang jarak jauh seperti KM Bukit Raya.

Baca Juga:  Bupati Natuna Dampingi Wamenlu Tinjau Sejumlah Proyek Strategis

“Yang paling kita antisipasi itu di Pelabuhan Selat Lampa, karena aktivitas penumpang kapal Bukit Raya cukup tinggi,” katanya.

Sementara itu, di Pelabuhan Penagi juga diperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang selama periode Lebaran. Namun lonjakannya tidak sebesar di Selat Lampa karena kapal yang beroperasi hanya kapal Ro-Ro dan Sabuk Nusantara 36.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Unit Penyelenggara Pelabuhan Ranai akan bersinergi dengan berbagai instansi terkait dalam pengamanan pelabuhan.

Pengamanan tersebut melibatkan Dinas Perhubungan, TNI Angkatan Laut, Polairud, Basarnas, Babinsa, hingga Satpol PP.

Liber menilai kolaborasi lintas instansi tersebut selama ini berjalan baik dan menjadi kunci dalam menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi laut selama mudik Lebaran.

“Sinergi antar instansi ini sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. MK-nang

Redaktur : Munawir Sani