Arus balik RoRo Tanjung Uban ke Telaga Punggur

Arus balik Lebaran di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban, Bintan. (Foto: YR)

BATAM (marwahkepri.com) – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam mencatat arus balik Lebaran 2026 dari Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan menuju Pelabuhan Telaga Punggur, Batam masih tergolong tinggi hingga H+6 atau Jumat, 27 Maret 2026, meski tren mulai melandai.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Reno Yulianto, mengatakan pada H+6 jumlah penumpang di lintasan tersebut tercatat sebanyak 3.310 orang.

“Pergerakan sudah mulai turun dibandingkan saat puncak arus balik pada H+1 hingga H+3 dengan total 15.449 orang, namun masih tergolong tinggi,” kata Reno, Sabtu (28/3/2026).

Selain penumpang, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Tanjung Uban ke Punggur juga mencapai 858 unit pada H+6, didominasi kendaraan roda dua dan roda empat.

“Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+6, total penumpang di lintasan ini mencapai 47.081 orang, dengan total kendaraan sebanyak 13.543 unit,” ujarnya.

Reno menyebut kapasitas kapal dan pelabuhan masih mampu mengakomodasi pergerakan penumpang dan kendaraan selama periode arus balik Lebaran.

“Rasio volume terhadap kapasitas (V/C ratio) masih dalam batas aman, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar,” jelasnya.

Baca Juga:  Tinjau Kebakaran Hutan, Ariastuty Imbau Masyarakat Waspadai Setiap Tindakan

Sementara itu, pergerakan penumpang pada lintasan jarak jauh dari Batam menuju daerah lain menunjukkan tren yang bervariasi.

Pada lintasan Punggur-Mengkapan, Riau jumlah penumpang tercatat meningkat signifikan sebesar 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 7.829 orang. Jumlah kendaraan juga mengalami kenaikan 32 persen menjadi 1.216 unit.

Sebaliknya, pada lintasan menuju Kuala Tungkal, Jambi terjadi penurunan. Total penumpang tercatat sebanyak 4.390 orang atau turun 33 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Jumlah kendaraan juga menurun menjadi 493 unit.

“Secara umum arus balik tahun ini berjalan lancar. Meski sempat terjadi lonjakan pada puncaknya, kini pergerakan mulai berangsur normal,” tutupnya. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani