Amsakar Bagikan Strategi Percepatan Pembangunan Batam kepada DPRD Kota Dumai

Wali Kota Batam Amsakar Achmad berdiskusi dengan Ketua dan anggota Komisi I DPRD Kota Dumai saat kunjungan kerja di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/8/2026). (f: hum)

BATAM (marwahkepri.com) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membagikan pengalaman Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mempercepat pembangunan kepada Komisi I DPRD Kota Dumai saat kunjungan kerja di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang bertukar pengalaman terkait penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, perlindungan tenaga kerja, pengembangan pariwisata, hingga strategi menarik investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rombongan Komisi I DPRD Kota Dumai dipimpin Ketua Komisi I, Bahari. Dalam kesempatan itu, Bahari menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan mempelajari berbagai kebijakan yang telah diterapkan Pemerintah Kota Batam dalam mempercepat pembangunan.

“Tujuan utama kunjungan kerja kami adalah belajar dan bertukar pengalaman. Selama melakukan kunjungan ke berbagai daerah, baru kali ini kami diterima langsung oleh kepala daerah. Ini menjadi kehormatan sekaligus menunjukkan komitmen Batam dalam membangun kolaborasi antardaerah,” ujar Bahari.

Ia menilai perhatian Pemko Batam terhadap sektor pendidikan sejalan dengan komitmen DPRD Kota Dumai dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

Baca Juga:  Gaji Guru di Singapura Naik hingga 9 Persen Mulai Oktober 2026, Demi Tarik dan Pertahankan Tenaga Pendidik

Menanggapi hal tersebut, Amsakar mengatakan kunjungan antardaerah merupakan wadah untuk saling berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Batam. Karena itu, pemerintah tetap memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan dan perlindungan tenaga kerja.

“Tidak masalah jika anggaran yang dialokasikan cukup besar, selama hasilnya mampu melahirkan generasi yang unggul. Bersamaan dengan itu, kami juga menjalankan program perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan agar mereka memiliki jaminan sosial,” kata Amsakar.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam selama satu tahun lima bulan terakhir. Ia menjelaskan, percepatan pembangunan daerah ditopang oleh tiga faktor utama, yakni dukungan pemerintah pusat, penguatan regulasi yang memberikan kemudahan pelayanan, serta sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

Ia mengungkapkan, Batam mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan tersebut diikuti berbagai kebijakan yang memperkuat iklim investasi dan pelayanan publik.

Baca Juga:  FIBA 3×3 Challenger 2026 Berakhir, Batam Siap Gelar Event Olahraga Dunia Lagi

“Kami beberapa kali mendapat arahan langsung dari Presiden agar Batam terus dikembangkan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan pusat investasi nasional. Dukungan itu menjadi energi bagi kami untuk mempercepat berbagai program pembangunan,” ujarnya.

Amsakar juga menjelaskan bahwa hadirnya sejumlah regulasi khusus bagi Batam telah memperluas kewenangan daerah dalam pelayanan perizinan dan mempercepat proses investasi. Di sisi lain, hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam menjadi modal penting dalam menjaga kepastian pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

“Kolaborasi yang baik antara Pemko Batam dan BP Batam membuat berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif tanpa ego sektoral,” katanya.

Di hadapan rombongan DPRD Kota Dumai, Amsakar turut memaparkan perkembangan investasi Batam yang terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, sejumlah proyek strategis berskala internasional menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani