Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun melakukan pencarian terhadap ABK Tugboat MTT Tahan yang dilaporkan hilang di Perairan Karimun Anak, Jumat (26/6/2026). (Foto: timb)
KARIMUN (marahkepri.com) – Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun mengerahkan personel untuk mencari seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat MTT Tahan bernama Imam Nur Safii (45) yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh di Perairan Karimun Anak, Kabupaten Karimun. Hingga pencarian hari pertama berakhir, Jumat (26/6/2026) korban belum ditemukan.
Informasi kecelakaan kapal dengan kategori Man Over Board (MOB) diterima dari MRCC Singapore pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.03 WIB. Lokasi kejadian berada pada koordinat 01° 08.10′ N – 103° 29.51′ E.
Korban yang berasal dari Malang, Jawa Timur, diduga terjatuh ke laut dan terakhir terlihat oleh kru kapal sekitar pukul 00.00 WIB. Saat kejadian, korban diketahui mengenakan pakaian keselamatan (coverall) berwarna putih.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan langsung berkoordinasi dengan MRCC Singapore, VTS Batam, Lanal Tanjung Balai Karimun, KSOP Tanjung Balai Karimun, dan Polairud Tanjung Balai Karimun.
Pada pukul 09.20 WIB, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang terdiri dari enam personel bergerak menuju pelabuhan untuk melakukan koordinasi awal. Selanjutnya, pada pukul 13.35 WIB tim diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) yang berjarak sekitar 11,87 nautical miles dari dermaga.
Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban.
Namun hingga operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
Pihak SAR juga mengimbau seluruh kapal yang melintas di sekitar Perairan Karimun Anak agar turut melakukan pemantauan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. MK-timb
Redaktur: Munawir Sani
