Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM
BATAM (marwahkepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menjalankan 15 program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Salah satu fokusnya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan tenaga kerja dan industri kreatif yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam.
Program tersebut menyasar tenaga kerja dan calon tenaga kerja yang memiliki KTP Kota Batam. Sebanyak 1.984 peserta mendapat kesempatan mengikuti 82 jenis pelatihan berbasis kompetensi tanpa dipungut biaya, karena seluruh pelaksanaannya dibiayai melalui APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.
Pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri di Batam. Peserta dapat mengikuti berbagai bidang keterampilan, mulai dari akuntansi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), teknologi informasi, bahasa asing, hingga keterampilan teknis.
Sejumlah pelatihan yang tersedia antara lain Accounting Level 1, Ahli K3 Umum, AutoCAD, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Desain Grafis, Digital Marketing UMKM, Editor Produk Multimedia, Electrical Technician, Fitter Pipe, Fitter Structure, Food and Beverage, Forklift, Human Capital, Jasa Boga, Web Development, las 3G hingga 6G, mekanik motor roda dua, menjahit, mobile programming, operator excavator, operator komputer, public speaking, rigger, scaffolding, security, tata boga, tata rias, teknisi jaringan komputer, web programming, serta berbagai pelatihan welder.
Namun, beberapa pelatihan memiliki persyaratan khusus. Pelatihan HRD Pariwisata, Ahli K3 Umum, Operator K3, Operator K3 Migas, Pengawas K3 Migas, dan Petugas K3 mensyaratkan calon peserta memiliki pendidikan minimal Diploma 3.
Sementara itu, pelatihan Teknisi K3 Listrik lebih mengutamakan peserta yang mempunyai latar belakang pendidikan atau kompetensi di bidang kelistrikan.
Untuk pelatihan pengelasan 4G, 5G hingga 6G, peserta yang telah memiliki pengalaman pada kompetensi Welder Dasar maupun las 1G, 2G dan 3G menjadi prioritas.
Gratis dan dibiayai APBD
Pemko Batam memastikan seluruh rangkaian program tidak membebani peserta. Mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan pelatihan diberikan secara gratis karena menggunakan anggaran APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.
Program diawali dengan pendaftaran secara online pada 9–10 Februari 2026. Tahap berikutnya berupa daftar ulang dan verifikasi data yang berlangsung pada 11–13 Februari 2026 berdasarkan kelompok nomor pelatihan.
Peserta kemudian menjalani proses seleksi berupa tes tertulis dan wawancara yang dilaksanakan pada Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang telah ditunjuk oleh Disnaker Kota Batam.
Melalui program tersebut, Pemko Batam berupaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Peningkatan kompetensi dinilai penting mengingat Batam merupakan salah satu kawasan industri dan pusat ekonomi yang membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan beragam.
Selain membantu masyarakat memperoleh keahlian baru, pelatihan berbasis kompetensi juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sehingga memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja maupun mengembangkan usaha.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Amsakar-Li Claudia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Batam. Pemerintah berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat benar-benar dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
