Screenshot_20260914_185500

LINGGA – Asap masih mengepul dari sejumlah titik ketika Bupati Lingga, M. Nizar, tiba di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara. Di tengah panas dan kepulan asap, Nizar tak sekadar datang untuk melihat kondisi dari kejauhan.

Ia turun langsung mendekati titik kebakaran dan berjibaku bersama petugas melakukan pemadaman. Kehadirannya sekaligus untuk memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal dan api tidak meluas ke kawasan lainnya.

Di tengah kondisi lapangan yang cukup berat, Nizar ikut mengambil bagian bersama personel yang sejak awal bekerja mengendalikan api. Sesekali ia juga berkomunikasi dengan petugas untuk mengetahui perkembangan penanganan dan kondisi titik kebakaran.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lingga untuk memastikan setiap kejadian karhutla mendapat penanganan cepat. Terlebih, kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan potensi kebakaran serta membuat api lebih mudah menyebar.

Nizar menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan unsur terkait yang terus berjibaku melakukan pemadaman. Ia berharap kerja bersama tersebut dapat mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga:  Datang sebagai Debutan! BS Squad VC Menjelma Kuda Hitam di Merawang Cup III, Piala Gubernur-Wagub Kepri Dibawa Pulang

Namun, menurut Nizar, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Antisipasi dan pencegahan sejak dini justru menjadi bagian terpenting, terutama saat kondisi cuaca panas.

Karena itu, ia berharap masyarakat turut meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

“Kita berharap masyarakat bersama-sama mengantisipasi. Dalam kondisi cuaca seperti sekarang, kita harus lebih waspada terhadap aktivitas yang dapat menimbulkan kebakaran. Ketika ada titik api, mari bersama-sama bergerak dan berjibaku agar bisa segera ditangani dan tidak meluas,” ujar Nizar, Senin (14/09/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. Jika menemukan titik api, warga diminta segera melaporkannya kepada pemerintah desa atau petugas terkait sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Di Desa Sungai Besar, penanganan karhutla akhirnya bukan hanya tentang bagaimana memadamkan api. Di tengah panas dan asap, terlihat kerja bersama antara pemerintah daerah, petugas dan masyarakat.
Kehadiran Nizar di tengah personel yang berjibaku menjadi gambaran bahwa menghadapi keadaan darurat membutuhkan lebih dari sekadar instruksi.

Baca Juga:  Kabut Asap Selimuti Batam, Aktivitas Warga Masih Berjalan Normal

Pemimpin hadir di lapangan, petugas bekerja di garis depan, sementara masyarakat mengambil peran melalui kewaspadaan dan pencegahan.

Semangat kebersamaan itulah yang diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga Lingga dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama selama periode cuaca panas dan kering. (mk/willy)