Ilustrasi menu sahur sehat dan bergizi seimbang

Ilustrasi satu keluarga sedang sahur ramadhan. (f: mun)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Melewatkan sahur atau skip sahur dapat berdampak pada kondisi tubuh selama berpuasa. Kebiasaan ini berisiko menurunkan kadar gula darah, memicu dehidrasi, hingga menyebabkan gangguan lambung jika dilakukan berulang.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Rudy Kurniawan, SpPD, menjelaskan bahwa skip sahur dapat menyebabkan penurunan gula darah yang berujung pada tubuh lemas dan sulit berkonsentrasi.

“Melewatkan sahur dapat menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah), lemas, sulit berkonsentrasi, serta dehidrasi, terutama jika aktivitas fisik tetap tinggi,” kata dr Rudy yang dikutip dari detikcom.

Menurutnya, sahur berperan penting dalam menjaga metabolisme tetap stabil selama berpuasa. Tanpa asupan makanan dan cairan di pagi hari, tubuh kehilangan cadangan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang hari.

Selain berdampak pada energi dan konsentrasi, skip sahur juga meningkatkan risiko dehidrasi karena tubuh tidak mendapat cukup cairan sebelum memulai puasa. Kondisi ini dapat menyebabkan kepala terasa berat dan tubuh lebih cepat lelah.

Dokter Gizi dari RS Siloam TB Simatupang, dr. Christopher Adrian, MGizi, SpGK, menyebut kebiasaan melewatkan sahur juga berisiko menimbulkan kekurangan nutrisi.

“Itu akan terjadi risiko defisiensi. Paling sering defisiensi protein. Lama-lama rambutnya rontok, kulitnya kering karena asupan protein harian nggak tercukupi,” papar dr. Christopher dikutip dari detikcom.

Kekurangan protein dan zat gizi lainnya dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih mudah terserang penyakit.

Dari sisi pencernaan, lambung yang kosong lebih lama dapat memicu peningkatan asam lambung. Kondisi ini berisiko menimbulkan rasa perih, mual, kembung, hingga tidak nyaman selama puasa, terutama bagi penderita GERD atau yang sensitif terhadap asam lambung.

Dokter menyarankan agar sahur tetap dilakukan dengan menu gizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cukup cairan untuk menjaga energi dan kesehatan tubuh sepanjang hari. MK-mun

Redaktur : Munawir Sani