WhatsApp Image 2026-08-28 at 08.55.05

Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko, memimpin apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan akibat fenomena el-nino, di Pantai Piwang, Jumat 28 Agustus 2026. (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko, memimpin apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan akibat fenomena el-nino, di Pantai Piwang, Jumat 28 Agustus 2026.
‎
‎Apel diawali dengan pemeriksaan kesiapan personil dan berbagai sarana peralatan pendukung dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla dan bencana kekeringan.
‎
‎Boy Wijanarko menegaskan, pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini sebagai langkah nyata untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana Karhutla dan Kekeringan air.
‎
‎”Saya tegaskan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas kita, jangan sampai setelah terjadi kebakaran atau sumber air kekeringan baru kita bergerak,” ujar Sekda.
‎
‎Menurutnya, kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini dengan memperkuat langkah pencegahan, pemantauan dan respon cepat.
‎
‎Apel dan gelar peralatan yang dilaksanakan pada hari ini juga untuk memastikan seluruh personil dan sarana prasarana, siap digunakan saat dibutuhkan.
‎
‎Seluruh unsur tergabung mulai dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, relawan, hingga masyarakat, harus memiliki kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik.
‎
‎Dikatakannya, pemerintah kabupaten Natuna tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen saling bahu membahu.
‎
‎”Selanjutnya, kita harus meningkataknoatroli dan pemantauan titik panas, khususnya pada wilayah yang memiliki potensi terjadinya karhutla,” katanya.
‎
‎Apel kesiapsiagaan ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda dan berbagai unsur lainnya. (nang)

Baca Juga:  BP Batam dan BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air, Dukung Industri Berkelanjutan

Redaktur: Munawir Sani