MF menyerahkan diri setelah viral mengejar jukir menggunakan parang di depan Hotel Lovina Batam. (Foto: mun)
BATAM (marwahkepri.com) – Pria berinisial MF yang viral mengejar juru parkir (jukir) menggunakan parang di depan Hotel Lovina, Lubuk Baja, Kota Batam, menyerahkan diri kepada polisi. MF yang diketahui bekerja sebagai petugas keamanan salah satu klub malam itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
“Dia menyerahkan diri, pada Jumat (25/9/2026) sore di samping Indomart,” kata Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama, Sabtu (26/9/2026).
Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan MF sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil dan senjata tajam yang diduga digunakan saat kejadian.
“Ada beberapa barang bukti berupa mobil dan sajam,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi MF mengejar seorang juru parkir di kawasan depan Hotel Lovina Inn, Lubuk Baja menggunakan parang viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang pria terlihat mengejar juru parkir sambil mengacungkan sebilah parang. Pria tersebut beberapa kali tampak hendak menyerang korban yang berusaha melarikan diri.
Korban sempat terjatuh beberapa kali dan bersandar di sebuah mobil yang sedang terparkir. Pelaku kemudian kembali mengangkat parangnya dan hendak menyerang korban.
Seorang pria kemudian datang menghalangi pelaku. Warga juga menarik pria tersebut menjauh dari korban hingga aksi penyerangan dapat dihentikan.
Polsek Lubuk Baja sebelumnya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan.
Cindo mengatakan korban telah membuat laporan kepada polisi pada Rabu (23/9/2026) sore.
Berdasarkan laporan korban, kejadian bermula ketika korban menegur MF terkait posisi kendaraan yang disebut menutup jalan. Teguran tersebut kemudian memicu emosi MF hingga mendorong korban dan mengambil parang dari dalam mobil.
“Penyebabnya terduga pelaku ditegur posisi parkir yang menutup jalan. Dan nggak terima, langsung terbawa emosi,” ujarnya.
Meski sempat dikejar dan hendak diserang menggunakan parang, korban tidak mengalami luka. (mun)
Redaktur: Munawir Sani
