Foto: Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. (Dok YouTube Setpres).
Presiden Steinmeier bersama Ibu Negara mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.25 WIB. Kedatangannya disambut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin serta sejumlah pejabat pemerintah dan perwakilan Kedutaan Besar Jerman di Indonesia.
Prosesi penyambutan berlangsung meriah dengan penampilan tarian tradisional Indonesia serta penghormatan berupa dentuman meriam yang ditembakkan secara bergantian sebanyak tujuh kali.
Usai penyambutan, Presiden Steinmeier dan rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Istana Kepresidenan Jakarta untuk menjalani rangkaian agenda resmi bersama pemerintah Indonesia.
Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto, Steinmeier juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia, yakni Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal.
Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, mengatakan kunjungan Presiden Steinmeier membawa misi penting untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Menurutnya, pemerintah Jerman ingin memperkokoh kemitraan strategis jangka panjang dengan Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang memiliki pengaruh besar di kawasan Asia Tenggara.
“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang dengan Indonesia yang siap mengatasi tantangan masa depan bersama. Pesan utama dari kunjungan ini jelas: Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia,” ujar Ralf Beste dalam konferensi pers di Jakarta.
Kunjungan Presiden Steinmeier diharapkan dapat semakin mempererat kerja sama Indonesia dan Jerman di berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, energi, serta pengembangan teknologi dan sumber daya manusia. MK-dtc
Redaktur : Munawir Sani
