Video viral yang disebut aksi begal di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota. (Foto: TIkTok)
BATAM (marwahkepri.com) – Video yang menarasikan aksi begal di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota, viral di media sosial. Polisi memastikan informasi tersebut tidak benar dan menegaskan peristiwa yang terjadi merupakan kasus penganiayaan yang dipicu transaksi jual beli sepeda motor secara cash on delivery (COD).
Dalam video yang beredar terlihat seorang pemuda diamankan warga sebelum sejumlah personel kepolisian tiba di lokasi. Perekam video menyebut peristiwa tersebut sebagai aksi begal.
“Begal gais, polisinya datang,” ujar perekam dalam video yang beredar.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto, menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan tindak pidana begal, melainkan kasus penganiayaan yang berawal dari transaksi jual beli sepeda motor secara cash on delivery (COD).
“Bukan begal itu. Jadi penganiayaan. Awalnya karena COD motor,” kata Rahmat, Selasa (14/7/2026).
Rahmat menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban menemukan sepeda motor miliknya yang sebelumnya hilang dijual melalui media sosial. Korban kemudian menghubungi penjual dan membuat janji untuk melakukan transaksi COD.
“Ketika bertemu mereka berkelahi. Korban kena tikam dua kali,” jelas Rahmat.
Polisi kemudian mengamankan terduga pelaku yang diketahui masih di bawah umur. Sementara itu, korban langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Rahmat mengatakan, terduga pelaku sempat ditahan. Namun, sehari setelah diamankan, kondisinya memburuk sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan kini menjalani perawatan intensif.
“Penjual motor atau terduga pelaku ini awalnya kita tahan, namun keesokan harinya kondisinya memburuk hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Sekarang masih dirawat di ICU rumah sakit,” katanya.
Hingga saat ini, polisi masih mencari benda yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korban.
“Diduga senjata tajam, tapi belum ditemukan. Dari penglihatan sementara bisa jadi seperti gunting atau benda tajam lainnya,” ujarnya.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/7/2026) malam di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota. Polisi masih terus melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri asal-usul sepeda motor yang dibawa terduga pelaku. MK-mun
Redaktur: Munawir Sani
