8a2ea1e2-f7c1-482b-9c0c-31e086580c51

Wisatawan asal Malaysia menikmati makan bedulang yang sudah menjadi tradisi masyarakat Natuna di Pulau Tiga Barat. (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Komitmen mendukung perkembangan sektor pariwisata terus ditunjukkan oleh tour and travel lokal, Pesona Natuna Wisata.
‎
‎Melalui kolaborasi bersama Natuna Channel, agen perjalanan tersebut kembali sukses mendatangkan wisatawan mancanegara asal Malaysia ke wilayah perbatasan ini.
‎
‎Terbaru, sebanyak 20 wisatawan dari negeri jiran Malaysia menikmati perjalanan wisata selama empat hari di Natuna, mulai 6 hingga 9 Mei 2026.
‎
Kunjungan ini sekaligus menjadi yang keempat kalinya rombongan wisatawan Malaysia dibawa berwisata ke Natuna oleh Pesona Natuna Wisata.
‎
‎Selama berada di daerah perbatasan itu, para wisatawan diajak mengunjungi sejumlah destinasi unggulan seperti Batu Sindu, Masjid Agung Natuna, Tanjung Datuk, Gunung Ranai, Pulau Tiga hingga Sedanau.
‎
‎Salah seorang wisatawan, Makcik Orkit, mengaku sangat mengagumi keindahan alam Natuna. Daerah ini memiliki banyak spot wisata yang memukai.
‎
‎Karenanya, ia bersama rombongan kembali mengunjungi Natuna untuk kedua kalinya.
‎
‎”Ini yang kedua kalinya saya datang ke Natuna. Kenapa kesini lagi, ya karena alamnya sangat indah, kulinernya sedap dan paling penting lagi penduduknya ramah-ramah,” ungkapnya saat dikonfirmasi ketika mengunjungi SMK Pariwisata Natuna, minggu lalu.
‎
‎Tidak hanya menikmati panorama alam, para wisatawan juga disuguhkan kekayaan budaya dan kuliner khas masyarakat Melayu Natuna.
‎
‎Salah satu yang paling menarik perhatian adalah tradisi makan bedulang yang menjadi identitas budaya masyarakat Natuna.
‎
‎Tradisi makan bedulang merupakan budaya makan bersama menggunakan talam atau dulang besar yang melambangkan kebersamaan, kesetaraan dan kehangatan sosial masyarakat Melayu.
‎
‎Dalam tradisi tersebut, satu dulang biasanya dinikmati empat orang yang duduk bersila mengelilingi hidangan.
‎
‎Tradisi ini masih terus dijaga masyarakat Natuna dan kerap ditemui dalam berbagai acara adat, pernikahan, syukuran hingga kegiatan budaya di wilayah Sedanau dan sekitarnya.
‎
Bagi wisatawan Malaysia, pengalaman menikmati makan bedulang menjadi momen berkesan karena mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan masyarakat Natuna.
‎
Selain itu, wisatawan juga menikmati berbagai kuliner khas daerah yang dinilai memiliki cita rasa cocok dengan selera masyarakat Malaysia.
‎
Kehadiran wisatawan mancanegara secara berkelanjutan ini dinilai menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Natuna memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama melalui promosi budaya lokal dan wisata alam.
‎
Pesona Natuna Wisata pun dinilai memiliki kontribusi nyata dalam membantu memperkenalkan Natuna hingga ke mancanegara, khususnya Malaysia.
‎
‎Upaya mendatangkan wisatawan asing secara rutin diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari sektor penginapan, transportasi, UMKM kuliner hingga pelaku ekonomi kreatif lokal.
‎
Dengan kekayaan alam, keramahan masyarakat serta budaya khas seperti makan bedulang, Natuna dinilai memiliki daya tarik kuat untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah perbatasan Indonesia. MK-nang

Baca Juga:  Wagub Nyanyang Minta Tambahan Armada di Pelabuhan RORO Punggur, Cegah Penumpukan Penumpang

Redaktur: Munawir Sani