Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto berfoto bersama jajaran. (f: hum)
Andre Silalahi mendapat amanah baru sebagai Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIA Balikpapan. Sementara Eli Sumiati dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas IIB Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto, jajaran pejabat struktural, serta para pegawai dan staf Lapas Batam.
Dalam sambutannya, Yosafat menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Andre serta Eli selama menjalankan tugas di Lapas Batam.
Menurutnya, rotasi maupun promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus kesempatan bagi pegawai untuk mengembangkan karier dan memberikan kontribusi di tempat tugas yang baru.
“Promosi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi demi pengembangan karier dan penyegaran tugas. Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian, kerja keras, dan loyalitas Saudara Andre Silalahi serta Saudari Eli Sumiati,” ujar Yosafat.
Ia berharap amanah baru yang diberikan kepada keduanya dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta membawa perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing.
“Semoga di tempat tugas yang baru, Bapak dan Ibu senantiasa amanah, sukses, dan membawa perubahan positif,” tambahnya.
Andre Bawa Kenangan dari Lapas Batam
Andre Silalahi yang selanjutnya bertugas sebagai Karutan Kelas IIA Balikpapan mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di Lapas Batam.
Ia mengapresiasi arahan pimpinan serta dukungan rekan-rekan kerja yang menurutnya menjadi bagian penting dari perjalanan tugasnya.“Terima kasih atas bimbingan dari Bapak Kalapas dan dukungan luar biasa dari seluruh rekan-rekan jajaran Lapas Batam. Kebersamaan dan kerja sama tim di sini akan menjadi bekal serta kenangan berharga bagi saya saat menjalankan tugas baru di Rutan Balikpapan,” kata Andre.
Sementara itu, Eli Sumiati juga menyampaikan rasa terima kasih atas arahan dan suasana kekeluargaan yang selama ini dirasakannya selama bertugas di Lapas Batam.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan maupun kekhilafan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas arahan dan kekeluargaan yang terjalin selama ini. Saya memohon maaf atas segala kekhilafan, dan mohon doa restu agar dapat menjalankan amanah di Lapas Perempuan Batam dengan maksimal,” tutur Eli.
Acara pelepasan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian cenderamata, ucapan selamat dari jajaran Lapas Batam, serta foto bersama.
Pergantian tugas tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi pemasyarakatan sekaligus momentum bagi kedua pegawai untuk melanjutkan pengabdian dengan tanggung jawab baru. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
