Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna terus melakukan pemutakhiran data pemilih melalui kegiatan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih (Coktas)

Ketua KPU Natuna, Kusnaidi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.(Foto/istimewa)

NATUNA (marwahkepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna terus melakukan pemutakhiran data pemilih melalui kegiatan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih (Coktas) untuk menyongsong tahapan Pemilu mendatang.

‎Coktas merupakan proses mencocokkan serta meneliti data pemilih yang tercatat di daftar KPU dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) dengan mendatangi langsung rumah warga untuk memastikan kebenaran data.

‎Dalam proses tersebut, petugas biasanya meminta warga menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) guna memastikan kesesuaian identitas, alamat, serta status kependudukan.

‎Setelah dilakukan pendataan, rumah warga juga akan diberi stiker sebagai tanda bahwa data pemilih di alamat tersebut telah diverifikasi.

‎Ketua KPU Natuna, Kusnaidi menjelaskan bahwa kegiatan Coktas bertujuan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir.

‎Melalui proses ini, KPU dapat menambahkan pemilih baru yang telah memenuhi syarat, seperti warga baru berusia 17 tahun atau pensiunan TNI dan Polri telah kembali menjadi warga sipil.

‎Selain itu, Coktas juga dilakukan untuk menghapus data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, misalnya warga telah meninggal dunia atau pindah domisili ke daerah lain.

‎“Pemilih kita ini terus bertambah setiap tahun. Yang berusia 17 tahun masuk sebagai pemilih pemula, kemudian pensiunan TNI dan Polri juga menjadi pemilih karena sudah berstatus sipil. Sementara yang meninggal dunia kita keluarkan dari data pemilih,” jelas Kusnadi di ruang kerjanya, Senin, 9 Maret 2026.

‎Dikatakannya, saat ini kegiatan Coktas masih terus berjalan dan akan berlangsung hingga mendekati tahapan Pemilu berikutnya. Hasil dari proses pencocokan dan penelitian data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

‎Di sisi lain, KPU Natuna juga melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula dengan menyasar pelajar di sejumlah sekolah. Namun, kegiatan sosialisasi tersebut untuk sementara belum maksimal karena sebagian sekolah sedang menjalani libur Ramadan serta pelaksanaan ujian.

‎Kusnaidi berharap, melalui kegiatan Coktas dan sosialisasi tersebut, data pemilih yang dimiliki semakin akurat sehingga pelaksanaan Pemilu ke depan dapat berjalan lebih baik dan partisipasi masyarakat, khususnya pemilih pemula, semakin meningkat.MK-Nang

Redaktur : Munawir Sani