km-kalimutu-kandas-di-perairan-serasan-natuna

KM Kalimutu terlihat kandas di perairan Serasan sebelum bersandar di Pelabuhan Serasan, Natuna. (f: nang)

NATUNA(marwahkepri.com) – Suasana di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, mendadak tegang setelah Kapal Motor (KM) Kalimutu dilaporkan kandas sebelum tiba dan bersandar di Pelabuhan Serasan, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapal yang saat ini melayani rute pelayaran sebagai pengganti KM Bukit Raya tersebut diduga keluar dari alur pelayaran dan terlalu mendekati bibir perairan hingga akhirnya mengalami kandas.

Akibat insiden itu, KM Kalimutu belum dapat melanjutkan perjalanan maupun merapat ke pelabuhan. Ratusan penumpang yang berada di atas kapal terpaksa menunggu proses evakuasi dan penarikan kapal.

Sebagian penumpang merupakan warga yang akan turun di Serasan, sementara lainnya masih melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan berikutnya.

Kepala Syahbandar Serasan, Arga Sidabalok, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kapal mengalami kandas sebelum mencapai pelabuhan dan saat ini upaya evakuasi tengah dilakukan.

“Saat ini bantuan sedang menuju lokasi. Proses penarikan kapal sedang diupayakan menggunakan kapal tunda (tugboat),” ujar Arga.

Petugas gabungan bersama pihak terkait bergerak cepat untuk mengatasi kondisi tersebut agar kapal dapat kembali mengapung dan melanjutkan pelayaran secara normal.

Baca Juga:  Sekjen DEMA IAI Natuna Apresiasi Kampus dan Panitia, Dorong Evaluasi Teknis PBAK 2026

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Belum ada kepastian mengenai waktu keberhasilan penarikan kapal dari lokasi kandas.

Meski demikian, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan serius akibat insiden tersebut. Seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi aman sambil menunggu perkembangan proses evakuasi.

Masyarakat berharap proses penarikan KM Kalimutu dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas pelayaran menuju dan dari Serasan kembali berjalan lancar serta para penumpang dapat melanjutkan perjalanan sesuai tujuan masing-masing. MK-nang

Redaktur : Munawir Sani